Berita Papua, Jayapura — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menyampaikan apresiasi kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian atas tambahan kuota bantuan program bedah rumah untuk Provinsi Papua.
Walaupun usulan semula, Pemerintah Provinsi Papua hanya mengusulkan sekitar 2.000 unit rumah, namun pemerintah pusat meningkatkan alokasi menjadi 4.500 unit.
Program yang merupakan bagian dari Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo Subianto tersebut resmi diluncurkan di Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Minggu (21/6/2026).
“Sebagai Pemerintah Provinsi Papua, kami mengusulkan sekitar 2.000 rumah, tetapi pemerintah pusat menambahnya menjadi 4.500 unit. Ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat Papua,” ujar Gubernur Fakhiri.
Menurutnya, tambahan kuota tersebut menunjukkan besarnya perhatian pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto, terhadap percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua. Tidak hanya melalui program perumahan, berbagai stimulus pembangunan dari kementerian juga terus diperjuangkan agar Papua memperoleh dukungan yang lebih besar.
“Kami sudah meminta dukungan dari berbagai kementerian dan kami percaya Presiden Prabowo akan memberikan perhatian yang besar untuk Papua agar masyarakat menjadi lebih sehat, sejahtera, dan hidup lebih baik,” katanya.
Fakhiri mengakui persoalan kemiskinan dan keterbatasan akses layanan dasar di Papua masih menjadi tantangan yang harus ditangani secara serius. Karena itu, sesuai arahan Mendagri, Pemerintah Provinsi Papua akan terus melakukan pendataan masyarakat hingga ke pelosok kampung agar seluruh program pemerintah dapat tepat sasaran.
“Kami akan terus bekerja mendata masyarakat kami agar semua mendapatkan pelayanan pemerintah sampai ke kampung-kampung hingga ke keluarga keluarga ,” tegasnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Papua bersama seluruh pemerintah kabupaten telah bersepakat untuk turun langsung ke kampung-kampung dan menyentuh rumah tangga masyarakat demi memastikan program-program Presiden benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh warga.
“Kami sudah sepakat dengan para bupati, kami akan turun ke kampung-kampung sampai ke rumah tangga, membawa program Presiden hadir di setiap kampung dan rumah tangga,” ujarnya.
Fakhiri juga berharap Mendagri Tito Karnavian terus memberikan perhatian kepada Papua dan lebih sering berkunjung ke Bumi Cenderawasih untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan dan kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap Bapak Mendagri akan selalu datang ke Papua karena setiap kehadiran pemerintah pusat membawa kebahagiaan dan harapan baru bagi orang Papua,” katanya.
Fakhiri juga mengungkapkan bahwa persoalan hunian di Papua masih cukup memprihatinkan. Di sejumlah wilayah, masih ditemukan satu rumah dihuni oleh tiga hingga empat kepala keluarga sekaligus. Kondisi tersebut menjadi salah satu fokus pemerintah daerah untuk segera dibenahi melalui dukungan program perumahan dari pemerintah pusat.
“Masih banyak rumah di Papua yang ditempati tiga sampai empat kepala keluarga. Ini menjadi pekerjaan rumah kami ke depan untuk melakukan pembenahan agar masyarakat dapat tinggal di rumah yang lebih layak dan manusiawi,” pungkasnya.
(Renaldo Tulak)











