Berita Papua, Sorong — Sebanyak 33 siswa kelas XI Sekolah Negeri Khusus (SNK) Kemaritiman Papua mengikuti pelatihan Basic Safety Training (BST) yang dibuka secara resmi di Politeknik Pelayaran Sorong, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan ini merupakan program unggulan yang digagas Gubernur Papua Matius D. Fakhiri melalui Dinas Pendidikan Provinsi Papua.
Pelatihan selama 10 hari hingga 10 Juli 2026 ini diikuti siswa jurusan Nautika Kapal Niaga dan Nautika Kapal Penangkap Ikan. Usai pelatihan, para siswa akan langsung menjalani magang selama 6 bulan di atas kapal.

Direktur Politeknik Pelayaran Sorong, Dr. Capt. Dodik Widarbowo, M.T., M.Mar. yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bagian Administraai Akademik Ketarunaan dan Alumni, Ahmat Hamir, S.SIT., M.M., M.Mar.E., dan dihadiri oleh jajaran pejabat terkait, termasuk Wakil Direktur I Politeknik Pelayaran Sorong, Dwi Hariyanto; Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama, S.Pd., M.Pd., M.Tsol.; Kepala Kepesertaan BPJS Provinsi Papua, I Kadek Wisnu Ciptadi; Plt. Kabid Mutu dan Layanan Pendidikan, DR. Elia Waromi; Plt. Kepala Seksi Tenaga Kependidikan, Immanuel Daundi, S.E.; serta Kepala SNK Kemaritiman, Muhammad Syahrir, S.T., M.Pd.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama, menjelaskan pelatihan BST bertujuan membekali siswa sebelum menjalani magang atau praktik kerja di kapal niaga maupun kapal penangkap ikan.
“Setelah pelatihan 10 hari, peserta memperoleh sertifikat BST yang menjadi dasar mengurus buku pelaut. Buku ini diperlukan untuk magang selama 6 bulan atau 12 trip di atas kapal,” ujar Marthen.
Kepala Dinas Pendidikan berharap kerja sama dengan Politeknik Pelayaran Sorong yang telah berstandar internasional dapat terus berlanjut.
Marthen juga menekankan komitmen Pemprov Papua untuk terus mendukung pendidikan vokasi maritim bagi putra-putri Papua.
Seluruh biaya pelatihan, transportasi, dan penginapan peserta serta guru pendamping ditanggung penuh oleh Dinas Pendidikan Provinsi Papua.
Selama magang 6 bulan, siswa juga terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk proteksi keselamatan kerja.
Penyerahan kartu BPJS dilakukan dalam acara pembukaan oleh Kepala Kepesertaan BPJS Provinsi Papua, I Kadek Wisnu Ciptadi, yang mewakili Kepala BPJS Ketenagakerjaan.
Kepala BPJS yang diwakili I Kadek Wisnu Ciptadi mengapresiasi langkah Pemprov Papua karena tidak semua SMK di Sorong mendapatkan perlindungan BPJS. Hal ini diharapkan menjadi dorongan bagi Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya untuk melakukan hal serupa.
(Renaldo Tulak)











