Jayapura, BeritaPapua.com — Tak Mau tinggal diam Ketua DPR Papua Jhony Banua Rouw sebagai Wakil rakyat terus melakukan Penjaringan aspirasi Rakyat, dimana Selasa (14/7/2020) bertempat di Grand Abe Hotel Kota Jayapura dirinya melakukan Hearing Dialog bersama Mahasiswa dari berbagai Perguruan tinggi Negeri maupun Swasta di Jayapura.
Kepada media ini Jhony Banua Rouw mengatakan, ini komitmen dimasa Kepemimpinaannya, ia bakal Selalu buat Hearing dialog dengan para Mahasiswa dan Pelajar, karena Mereka yang sangat tahu banyak hal tentang Pendidikan. Dimana mereka yang merasakan Proses pendidikan mulai dari pendidikan dasar, menengah hingga Perguruan tinggi.
“Pertemuan kali ini merupakan langkah awal dan akan dilakukan terus-menerus tinggal di sepakati dari Adik-Adik Mahasiswa dua atau tiga bulan sekali, hal ini penting agar DPR Papua bisa mendapatkan masukan yang banyak dari semua Masyarakat,” tutur Jhony.
Untuk itu saat hearing berlangsung dengan Para Mahasiswa, Gaya seorang Jhony Banua Rouw selaku Ketua DPR Papua menjaring aspirasi, dia membalikan Pertanyaannya kepada Para Mahasiswa; apabila mereka yang menjadi Gubernur, Ketua DPRP, MRP, Bupati, Walikota, maupun pemangku jabatan pejabat publik lainya, apa yang Mereka lakukan buat melayani seluruh Masyarakat di Papua,” aku politisi partai Nasdem tersebut.
“Selanjutnya’ Hasil dari Jawaban yang akan disampaikan oleh Para Mahasiswa sesuai Pertanyaan Ketua DPRP, akan menimbulkan satu aspirasi yang benar-benar Murni Lahir dari Masyarakat di Papua, tentang apa yang selama ini dirasakan pada tiga bidang utama yakni Kesehatan, Pendidikan dan Ekonomi kerakyatan,”Ungkap Jhony Banua Rouw.

Hearing ini, tambah Jhony memang banyak Jawaban dan Usulan yang disampaikan Para Mahasiswa, apabila mereka menjadi Pimpinan daerah di Papua terkait Tiga hal Pokok yang perlu diperbaiki, pertama terkait bidang Pendidikan; dimana kurang aktifnya Guru untuk mengajar di berbagai daerah terpencil akibat tunjangan dan Juga Biaya sekolah yang begitu tinggi, hingga Fasilitas Pendidikan di Papua sendiri yang sangat minim.
Kemudian yang berikut lanjut Ketua dewan bidang Kesehatan; Pelayanaan bagi Masyarakat Papua masih di anggap kurang maksimal, baik di Rumah sakit Daerah maupun Puskesmas, dalam memberikan Pelayanaan kepada Warga dan dianggap terlalu berbelit dan menyusahkan. Selanjutnya bidang Ekonomi Kerakyatan; Masih banyak Masyarakat di Papua yang hingga saat ini belum merasakan kehidupan yang layak.
“Untuk itu, dari Jawaban para mahasiswa atas Pertanyaan Jhony Banua bahwa, Mereka apabila dalam Posisi pengambil kebijakan, maka semua permasalahan di atas akan di benahi dengan meminta dukungan Pemerintah Pusat,” pungkasnya.
“Dari hasil yang di Jawaban Serta usulan Para Mahasiswa ini, akan di tampung dan dibuat kajian- kajian akademik yang memperkuat Pokok Pikiran Mereka, agar dapat di dorong menjadi Peraturan daerah. Kalau dalam bentuk Kebijakan, akan di dorong kepada Pemerintah daerah untuk kebijakannya ditindak lanjuti,” jelas JBR.
Jhony Banua Rouw Juga sampaikan bahwa hasil Hearing Pimpinaan DPRP bersama Mahasiswa ini bersepakat untuk membuat Posko pusat pengaduan bagi masyarakat di Berbagai Rumah sakit dan Pusat-Pusat Pendidikan, agar bisa mendapatkan sistim Pelayanaan yang baik bagi Masyarak Papua.
“Posko ini dipercayakan kepada Para Mahasiswa bekerja sama dengan DPR Papua sebagai fungsi pengawasan, bila perlu dilibatkan Ombudsmen untuk mengontrol Instansi terkait. ” tutup Johnny.
(Red)











