Berita Papua, Jayapura — Sebanyak 400 siswa terpilih dari berbagai jenjang pendidikan di Provinsi Papua mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat provinsi tahun 2025.
Ajang bergengsi ini mempertandingkan kemampuan akademik siswa dari tingkat SD, SMP, hingga SMA dalam berbagai mata pelajaran.
Berdasarkan data yang dihimpun, peserta OSN Papua 2025 terdiri dari 247 siswa jenjang SMA, 104 siswa jenjang SMP, dan 49 siswa jenjang SD. Seluruh peserta telah melewati tahap seleksi ketat mulai dari tingkat sekolah, kota, hingga kabupaten sebelum lolos ke babak provinsi.
OSN tingkat provinsi dilaksanakan secara bertahap sesuai jenjang pendidikan. Untuk jenjang SD, kompetisi berlangsung pada 6-7 Agustus dengan 3 mata pelajaran yang dipertandingkan yaitu, IPA, IPS, dan Matematika.
Sementara itu, siswa SMP bertanding pada 13-14Agustus dalam mata pelajaran IPA, IPS, dan Matematika. Kompetisi paling bergengsi digelar untuk jenjang SMA pada 19-21 Agustus, mempertandingkan 9 mata lomba yakni, Ekonomi, Geografi, Fisika, Matematika, Astronomi, TIK, Komputer, Biologi, Kimia, dan Kebumian.
Dari total peserta yang mengikuti OSN Papua 2025, mereka berasal dari 1 kota dan 8 kabupaten di Papua. Namun, Kabupaten Mamberamo Raya tercatat tidak mengirimkan perwakilan dalam ajang ini.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Christian Sohilait berharap kepada dinas pendidikan kabupaten Mamberamo Raya untuk dapat berpartisipasi mengirim para siswa perwakilan untuk mengikuti kompetisi tersebut.
“Besar harapan kami tahun depan Dinas Pendidikan Kabupaten Mamberamo Raya lebih proaktif lagi untuk mendorong siswa-siswa mereka mengikuti lomba OSN,” ujar Sohilait dalam keterangan pers, Rabu (20/8/2025)
Pengumuman hasil OSN tingkat provinsi dijadwalkan pada 4 September 2025. Penilaian dilakukan langsung oleh tim juri tingkat nasional untuk menentukan peserta yang berhak melaju ke tahap semifinal.
Dari seluruh Indonesia, hanya 100 siswa terbaik per mata pelajaran di setiap jenjang yang akan lolos ke tahap semifinal nasional. Hal ini menjadikan persaingan semakin ketat mengingat ribuan siswa dari 34 provinsi turut berkompetisi.
“Kami berharap ada keterwakilan dari Provinsi Papua dalam 100 peserta terbaik nasional untuk setiap mata pelajaran yang dilombakan. Ini akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pendidikan Papua,” ungkap Sohilait.
Untuk diketahui, OSN merupakan salah satu ajang paling bergengsi untuk mengukur prestasi akademik siswa Indonesia, sekaligus sebagai wadah untuk menjaring talenta-talenta muda terbaik di bidang sains dan teknologi.
(Redaksi)











