Berita Papua, Sentani — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jayapura menggelar technical meeting untuk mempersiapkan kunjungan Solidaritas Perempuan Untuk Indonesia (Seruni) Kongres Majelis Permusyawaratan (KMP) yang akan menyalurkan bantuan di Distrik Sentani Timur, Senin (27/1/2026).
Ketua TP PKK Kabupaten Jayapura, Dewi Sartika S. Wonda menyatakan pihaknya telah mempersiapkan penyaluran 500 paket bahan natura dan 200 paket alat pendidikan untuk tujuh kampung di Distrik Sentani Timur.
“Kami sudah melakukan technical meeting untuk kelengkapan dan kesiapan di tujuh kampung se-Distrik Sentani Timur yang akan mendapat bantuan,” ujarnya.
Kegiatan penyaluran bantuan dijadwalkan berlangsung pada 29 Januari 2026 di Stadion Lukas Enembe, tepatnya di depan venue aquatik. Bantuan berupa bahan natura akan disalurkan kepada siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA.
“Akan ada bantuan yang diterima tujuh kampung se-Distrik Sentani Timur berupa bahan natura sekitar 500 paket untuk anak-anak sekolah dari tingkat SD, SMP, SMA, dan juga dua sekolah tingkat PAUD,” jelasnya.
Dewi Sartika mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua, khususnya Gubernur Papua dan Ketua TP PKK Provinsi Papua yang telah mempercayakan Kabupaten Jayapura menerima bantuan dari pusat.
Selain penyaluran bantuan pendidikan, rangkaian kunjungan Seruni KMP juga mencakup kegiatan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Pada 27 Januari 2026, akan digelar pameran UMKM yang diikuti delapan kabupaten dan satu kota di wilayah perbatasan Papua Nugini.
“Pada tanggal 27 Januari 2026 akan ada sosialisasi terkait bagaimana cara mengimprovisasi atau mengembangkan diri untuk memajukan UMKM yang kami miliki, terutama di bidang UMKM untuk mama-mama atau perempuan Papua,” kata Dewi.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas produk dan membuka akses pasar bagi pelaku UMKM, khususnya yang tergabung dalam Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Jayapura.
Menurut Dewi, produk UMKM dari 8 kabupaten dan 1 kota di Papua memiliki kemiripan, terutama dalam bentuk lukisan dan ukiran kayu. Namun, saat ini pelaku UMKM sedang mengembangkan produk khas masing-masing daerah.
“UMKM kita sudah berkembang. Kami sedang mengimprovisasi produk asli kita dan nanti akan ditampilkan sesuai permintaan ibu Ketua PKK Provinsi Papua,” ungkapnya.
Ia berharap kunjungan Seruni KMP dapat memberikan pelatihan mendalam dan bantuan untuk memajukan UMKM di Kabupaten Jayapura, sehingga dapat membantu meningkatkan ekonomi keluarga.
“Kami berharap berikutnya akan ada di distrik lain yang ada di Kabupaten Jayapura,” pungkas Dewi Sartika.
(Yan Mofu)











