Berita Papua, Sentani — Stevi Marweri resmi menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Jayapura.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam jumpa pers yang digelar di Cafe Angkasa, Gunung Merah, Sentani, pada Sabtu (28/3/2026).
Langkah maju Stevi didorong oleh pengalaman panjangnya di organisasi kepemudaan selama 3 periode di KNPI Distrik Waibu.
Ia menilai bahwa saat ini KNPI Kabupaten Jayapura belum bergerak maksimal dalam pembinaan dan pengkaderan pemuda, sehingga diperlukan perbaikan kinerja yang signifikan.
“Belakangan, KNPI Kabupaten sudah tidak begitu aktif dalam pembinaan terhadap pemuda dan pengkaderan di tingkat kabupaten maupun distrik. Oleh sebab itu, saya terpaksa mengambil keputusan untuk maju sebagai calon ketua, dengan tujuan memperbaiki kinerja KNPI, supaya boleh hadir di tengah-tengah pemuda dan menyatukan pemuda sebagai wadah berhimpun dan pengkaderan bagi potensi pemuda di Kabupaten Jayapura,” ujar Stevi dalam wawancaranya.
Untuk mewujudkan target tersebut, Stevi telah menyusun visi dan misi yang akan diusungnya. Visi yang ditawarkan adalah menjadikan KNPI Kabupaten Jayapura sebagai organisasi pemuda yang inovatif, berdaya saing, dan berkontribusi dalam pembangunan sosial dan budaya.
Visi tersebut dijabarkan dalam 3 misi utama:
1. Membangun sinergi antara organisasi pemuda, baik OKP (Organisasi Kepemudaan) maupun KNPI Distrik.
2. Meningkatkan kualitas pemuda melalui pengembangan intelektual, moral, keterampilan, dan wawasan kebangsaan.
3. Memberdayakan pemuda dalam pembangunan daerah bersama pemerintah.
Lebih lanjut, Stevi memaparkan sejumlah program unggulan yang akan dijalankan jika terpilih. Program tersebut antara lain penjajakan kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Dinas Pendidikan dan Perpustakaan, serta lembaga lain untuk membantu pemuda di kampung-kampung, khususnya bagi mereka yang putus sekolah melalui program paket A dan B.
Selain itu, ia juga menyoroti kebutuhan akan sekretariat yang representatif.
Sebab menurutnya, meskipun pemerintah daerah telah menyediakan ruangan yang saat ini digunakan oleh Karate Kid, ia akan terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk mendapatkan fasilitas yang lebih besar dan layak bagi kesekretariatan KNPI ke depan.
Dari sisi kesiapan, Stevi mengaku telah mencapai 80 persen.
Ia telah mengantongi dukungan dari 3 Organisasi Kepemudaan (OKP) nasional, serta 6-7 OKP nasional lainnya dan 4-5 OKP lokal. Saat ini, ia masih melakukan lobi untuk meraih rekomendasi dari KNPI Distrik di 19 distrik, yang merupakan salah satu syarat administratif pendaftaran.
“Secara persiapan sudah 80 persen. Kami sudah siap, mungkin yang menjadi kekurangan adalah rekomendasi dari KNPI Distrik. Kami sedang membangun komunikasi untuk mendapatkannya,” jelasnya.
Stevi juga membeberkan rekam jejaknya di KNPI. Ia tercatat aktif dalam 3 periode kepengurusan di KNPI Kabupaten Jayapura, yakni pada masa kepemimpinan Franklin Wahegg (2011-2016) sebagai Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan, kemudian sebagai Wakil Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan (2015-2019), serta pada masa kepemimpinan Erol Marweri (2021-2023) sebagai Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga.
Di tingkat distrik, Stevi juga memiliki pengalaman 3 periode sebagai Ketua KNPI Distrik Waibu, yaitu pada periode 2013-2016, 2016-2019, dan 2019-2021.
Stevi berharap seluruh elemen pemuda, baik dari OKP lokal maupun nasional, serta keluarga besar Cipayung, dapat bersinergi untuk menyukseskan Rapat Pimpinan (Rapim) dan Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Kabupaten Jayapura mendatang.
“Saya harap kita semua, teman-teman di OKP dan terutama intelektual muda, bisa bekerja sama dengan baik untuk mensukseskan dua agenda ini. Mari kita dukung kerja-kerja panitia dan pengurus KNPI demi suksesnya kegiatan Rapim dan Musda,” pungkasnya.
(Yan Mofu)











