Kabupaten Jayapura

Bupati Jayapura Soroti Sampah dan Penyumbatan Aliran Air, Pastikan Armada Kebersihan Segera Beroperasi Normal

0
×

Bupati Jayapura Soroti Sampah dan Penyumbatan Aliran Air, Pastikan Armada Kebersihan Segera Beroperasi Normal

Sebarkan artikel ini
Tampak Sampah yang berada di jala baru kehiran menuju pasar baru di soroti bupati Jayapura, Yunus Wonda.

Berita Papua, Sentani — Bupati Kabupaten Jayapura, Yunus Wonda, menyoroti persoalan sampah yang dinilainya berpotensi menyebabkan penyumbatan aliran air dan berujung pada luapan air di kawasan Danau Sentani.

Pemerintah daerah pun memastikan armada dinas kebersihan akan segera kembali beroperasi penuh setelah sebelumnya terkendala distribusi bahan bakar.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Yunus Wonda di Jayapura, Senin (30/3/2026), setelah melakukan pengecekan langsung yang dilakukan pemerintah daerah ke sejumlah titik saluran pembuangan air.

Dalam peninjauan itu, ditemukan sejumlah hambatan berupa material alam seperti batang sagu dan pohon tumbang yang menghalangi aliran air.

“Kami sudah turun mengecek langsung di lokasi pembuangan air. Memang ada material alam yang menyumbat, akan kami bersihkan,” ujar Wonda.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan melakukan perubahan besar terhadap struktur alam. Fokus utama saat ini adalah perawatan dan pembersihan agar fungsi saluran air dapat kembali normal. Opsi pembangunan saluran baru, menurutnya, bukan solusi jangka pendek karena membutuhkan biaya besar dan harus melalui skema Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Jika kita mau bongkar dan buat jalur baru, itu konsekuensinya besar dan harus lewat APBN. Jadi langkah sekarang yang kita lakukan adalah pembersihan,” jelasnya.

 

Bupati Jayapura juga mengkritik rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah. Ia menilai kebiasaan membuang sampah sembarangan turut memperburuk kondisi lingkungan, terutama saat curah hujan tinggi.

Wonda meminta agar warga mulai mengelola sampah dari rumah dengan cara sederhana, seperti memasukkan sampah ke dalam kantong plastik sebelum dibuang ke tempat penampungan. Menurutnya, persoalan kebersihan bukan semata tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh warga Kabupaten Jayapura.

“Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua yang ada di Kabupaten Jayapura. Harus terlibat dengan tertib, tidak membuang sampah sembarangan,” terangnya.

Terkait keluhan warga mengenai keterlambatan pengangkutan sampah, terutama di ruas Jalan Baru Kehiran menuju Pasar, Bupati menjelaskan bahwa armada dinas kebersihan mengalami kendala distribusi bahan bakar.

“Dari kemarin kita kekurangan bahan bakar, sehingga pengangkutan sampah tertunda. Tapi dalam waktu dekat armada kita sudah kembali normal untuk melakukan pengangkutan,” ucapnya.

Ia memastikan bahwa dalam waktu singkat, pelayanan pengangkutan sampah akan kembali berjalan sesuai jadwal dan menjangkau seluruh titik yang membutuhkan.

Bupati Yunus Wonda mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk gereja dan pemuda, untuk terlibat dalam aksi gotong royong membersihkan lingkungan. Ia menilai keterlibatan lintas sektor menjadi kunci utama dalam mengatasi persoalan sampah dan drainase secara berkelanjutan.

“Kita harus bersama-sama menjaga lingkungan. Ini upaya kita semua,” pungkasnya.

(Yan Mofu)