Kabupaten Jayapura

Disnaker Jayapura Dukung Pelatihan Aviasi di SMK 5 Waibu Untuk Tekan Pengangguran

0
×

Disnaker Jayapura Dukung Pelatihan Aviasi di SMK 5 Waibu Untuk Tekan Pengangguran

Sebarkan artikel ini
Tampak Foto Sekretaris Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jayapura, Edward Hasudungan Manik Sihotang saat memberikan materi di pelatihan khusus aviasi.

Berita Papua, Sentani — Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jayapura menyatakan dukungannya terhadap pelatihan khusus aviasi yang digelar Lembaga Pendidikan Aviasi (LPA) bekerja sama dengan SMK Negeri 5 Penerbangan Waibu. Pelatihan ini bertujuan membuka akses kerja bagi anak-anak Papua di sektor penerbangan.

Sekretaris Disnaker Kabupaten Jayapura, Edward Hasudungan Manik Sihotang, mengatakan pihaknya hadir untuk melihat langsung proses pelatihan sekaligus menyampaikan program pemerintah.

“Pada hari ini rekan-rekan di lembaga pendidikan aviasi resmi membuka pelatihan khusus aviasi. Memang kita belum mendalami proses kegiatannya, namun kami memahami bahwa kegiatan ini kerja sama dengan SMK 5 untuk anak-anak Papua bisa memiliki akses untuk teknik di sektor aviasi agar bisa masuk di dunia kerja aviasi,” ujar Edward di Sentani, Sabtu (2/5/2026).

Menurutnya, Disnaker berharap ke depan ada kolaborasi antara sektor aviasi dengan upaya pengentasan pengangguran di Kabupaten Jayapura.

Dalam kesempatan tersebut, Disnaker juga menjelaskan persyaratan pembuatan Kartu Kuning atau AK1 (Kartu Tanda Pencari Kerja). Kartu tersebut merupakan dokumen prakerja bagi angkatan kerja.

“Kartu Kuning atau AK1 itu merupakan kartu prakerja dengan syarat setiap angkatan kerja membawa ijazah terakhir, fotokopi ijazah terakhir, fotokopi KTP dengan foto 3×4,” jelasnya.

Edward menyarankan setiap pencari kerja agar memiliki alamat email guna mempermudah akses informasi lowongan pekerjaan.

“Lebih baik lagi kalau dia sudah buat email, sudah punya email. Nanti kita buatkan kartu secara offline, tapi juga nanti kita buat yang online supaya akses informasi dan pekerjaan itu lebih terbuka besar karena bisa akses sampai ke seluruh Indonesia,” pungkasnya.

(Yan Mofu)