Kabupaten Jayapura

Wagub Papua: 100 Tahun Injil di Yakonde Jadi Tonggak Peradaban Bagi Tanah Papua

0
×

Wagub Papua: 100 Tahun Injil di Yakonde Jadi Tonggak Peradaban Bagi Tanah Papua

Sebarkan artikel ini
Tampak Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen didampingi Nyonya Efi Aryoko Rumaropen saat menghadiri perayaan 100 tahun Injil di Kampung Yakonde.

Berita Papua, Jayapura — Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, menyebut perayaan 100 tahun Pekabaran Injil di Kampung Yakonde, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, bukan sekadar catatan sejarah gereja, melainkan tonggak peradaban bagi tanah Papua, khususnya masyarakat adat Sentani.

Pernyataan itu disampaikan Rumaropen saat menghadiri perayaan 100 tahun Pekabaran Injil di Kayaiware, Kampung Yakonde, Klasis GKI Waibu-Moi, Kabupaten Jayapura, Papua, pada Jumat (1/5/2026).

“Dari tempat yang diberkati ini, terang Injil mulai bersinar, membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, mengubah cara berpikir, membentuk karakter, serta menata kehidupan sosial, budaya, dan spiritual menuju kehidupan yang lebih beradab, damai, dan penuh pengharapan,” ujar Rumaropen dalam sambutannya.

Menurut Wagub, selama satu abad perjalanan Injil di Bumi Cenderawasih, nilai-nilai kasih, persaudaraan, kejujuran, kerja keras, dan iman kepada Tuhan telah menjadi fondasi kokoh dalam membangun kehidupan orang Papua.

Pemerintah Provinsi Papua, kata dia, meyakini pembangunan sejati tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga dari kualitas iman, moral, dan karakter manusia. Hal itu sejalan dengan visi “Terwujudnya Transformasi Papua yang Cerdas, Sejahtera dan Harmoni (Papua Cerah)”.

Rumaropen memaparkan 4 komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung pembangunan mental dan spiritual, yakni:

· memperkuat peran gereja dan lembaga keagamaan dalam pembinaan umat,

· mendukung kegiatan rohani dan pendidikan iman,

· membentuk generasi muda Papua yang takut akan Tuhan dan berintegritas, serta

· membangun sinergi harmonis antara pemerintah, gereja, dan masyarakat.

Memasuki abad kedua pekabaran Injil, Wagub mengingatkan berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari perubahan sosial, arus globalisasi, hingga tantangan moral dan budaya. Karena itu, gereja diharapkan tetap menjadi terang dan garam dunia serta hadir memberi arah, harapan, dan kekuatan bagi umat.

“Gereja bersama pemerintah dan masyarakat perlu terus bersinergi dalam membina generasi muda yang berkarakter Kristiani, menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat yang selaras dengan Injil, serta membangun kehidupan yang damai, adil, dan sejahtera,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh umat Tuhan berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban sebagai dasar pembangunan, serta terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju masa depan Papua yang lebih cerah.

Mengakhiri sambutannya, atas nama Pemerintah Provinsi Papua, Rumaropen mengucapkan selamat memperingati 100 tahun Pekabaran Injil di Yakonde, seraya membawakan pantun:

“Pergi ke Yakonde meniti pagi, Danau Sentani berkilau cahaya. Injil datang membawa kasih suci, Menuntun Papua hidup sejahtera.”

(Renaldo Tulak)