Kabupaten Jayapura

Hadirnya LPA Sebagai Sekolah Pilot di Jayapura Disambut Positif Lulusan SMK Penerbangan Waibu

0
×

Hadirnya LPA Sebagai Sekolah Pilot di Jayapura Disambut Positif Lulusan SMK Penerbangan Waibu

Sebarkan artikel ini
Yeki Kabak, seorang siswa lulusan SMK Negeri 5 Penerbangan Waibu.

Berita Papua, Jayapura — Kehadiran Lembaga Pendidikan Aviasi (LPA) yang membuka sekolah pilot di Jayapura mendapat sambutan hangat dari generasi muda Papua, khususnya para lulusan sekolah menengah kejuruan di bidang penerbangan. Salah satunya adalah Yeki Kabak, seorang lulusan SMK Negeri 5 Penerbangan Waibu.

Yeki mengaku sangat senang dengan hadirnya lembaga pendidikan pilot di kampung halamannya. Menurutnya, langkah ini menjadi solusi bagi anak-anak Papua yang bercita-cita menjadi penerbang tetapi terkendala biaya dan jarak.

“Saya sedang mencari sekolah pilot yang harganya mudah terjangkau. Ternyata, Bapak Direktur Utama LPA sudah datang membuka sekolah aviasi di sini. Saya sangat senang. Ini mempermudah kita generasi Papua,” ujar Yeki kepada wartawan di Jayapura, Sabtu (2/5/2026).

Yeki menjelaskan bahwa sebelumnya ia berencana melanjutkan pendidikan ke luar daerah setelah lulus dari SMK. Namun, dengan hadirnya LPA di Jayapura, ia tidak perlu lagi merantau untuk mengikuti pelatihan dasar dunia penerbangan.

“Ini mempermudah kita anak-anak Papua yang berniat terjun ke dunia penerbangan. Untuk sekolah pilot, tidak perlu kita keluar lagi karena sudah ada pelatihannya di sini. Nanti setelah selesai di Jayapura, baru kita bisa menyelesaikan lisensi di luar,” jelasnya.

Meski menyambut positif, Yeki juga menyampaikan sejumlah harapan untuk pengembangan LPA ke depan. Ia berharap lembaga tersebut dapat menyediakan fasilitas penunjang yang lebih lengkap, seperti bengkel perawatan dan alat pelatihan terbang (simulator).

“Ke depannya, saya berharap lembaga aviasi ini bisa menyediakan tempat pelatihan, bengkel, dan untuk tempat pelatihan penerbangan. Maksudnya seperti bentuk game (simulator), supaya kita lebih memahami,” pungkasnya.

Kehadiran LPA diyakini dapat membuka akses yang lebih luas bagi putra-putri asli Papua untuk mengembangkan karier di industri penerbangan, sekaligus meningkatkan sumber daya manusia lokal di bidang aviasi.

(Yan Mofu)