Pemerintahan

Genjot Penurunan Stunting, Dinkes Gelar Jambore Kader Posyandu Balita Tingkat Kota Jayapura

0
×

Genjot Penurunan Stunting, Dinkes Gelar Jambore Kader Posyandu Balita Tingkat Kota Jayapura

Sebarkan artikel ini
Foto Bersama Saat Pembukaan Jambore Kader Posyandu Balita Tingkat Kota Jayapura

BeritaPapua.co, Jayapura — Menggenjot penurunan Stunting atau gizi buruk, Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Kesehatan menggelar Jambore Kader Posyandu Balita tingkat kota Jayapura.

Dihadiri 300 kader yang berasal dari 218 posyandu, Jambore Posyandu tersebut digelar oleh Dinas Kesehatan selama 2 hari berturut-turut di gedung Sian Soor kantor Walikota Jayapura, Jumat 18 – Sabtu 19 Agustus 2023.

Percepatan penurunan angka stunting tersebut sebelumnya telah ditegaskan oleh Presiden Jokowi bahwa target sebesar 14% harus tercapai di tahun 2024 mendatang.

Penjabat Sekda Kota Jayapura Robby Kepas Awi, mengatakan tujuan dari Jambore adalah untuk meningkatkan percepatan pelayanan kesehatan Balita di tingkat kelurahan dan kampung.

“Kami berharap kader-kader Posyandu ini ketika kembali bisa membantu pemerintah karena kita punya tanggung jawab stunting di Kota Jayapura ini bisa turun,” ujar Sekda Robby Awi dalam sambutanya.

Sehingga kata dia, bahwa target pemerintah kota Jayapura harus mencapai target nasional di angka 14%.

“Untuk itu OPD teknis dan Dinas Kesehatan kota akan terus kita upayakan dari sisi anggaran, kita siapkan pada anggaran perubahan 2023 sesuai apa yang di sampaikan Penjabat Walikota Jayapura,” tandasnya.

Robby meminta, bukan hanya para kader Posyandu melainkan semua OPD teknis di lingkungan pemerintah kota Jayapura untuk bekerja maksimal dalam menggenjot penurunan Stunting.

“Untuk OPD teknis hingga kelurahan dan kampung kita siapkan untuk penurunan stunting di Kota Jayapura,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinkes setempat Ni Nyoman Sri Antari. Dia mengatakan bahwa kader Posyandu merupakan ujung tombak kesehatan di masyarakat dalam mengumpulkan bayi dan balita agar bisa mendapatkan imunisasi serta asupan gizi di posyandu.

“Mereka memiliki peran penting di masyarakat seperti penyuluhan tentang kesehatan yang dilakukan dengan bahasa mereka sehingga bisa dimengerti masyarakat,” tegasnya.

Kadis juga menambahkan, Jambore yang dilakukan adalah bertujuan untuk mengevaluasi dan memonitor program kerja yang dijalankan.

(Renaldo Tulak)