Politik

Pasca PSU Pilkada Papua, Anggota DPRP Minta Masyarakat Jaga Persatuan: Pilihan Boleh Beda Tapi Tetap Rukun

0
×

Pasca PSU Pilkada Papua, Anggota DPRP Minta Masyarakat Jaga Persatuan: Pilihan Boleh Beda Tapi Tetap Rukun

Sebarkan artikel ini
Anggota DPR Papua, Dr. Ir. Albert Merauje, A.Md.Tek, ST, MT, IPM.

Berita Papua, Jayapura — Anggota DPR Papua, Albert Merauje, menyerukan agar seluruh masyarakat Papua menjaga persatuan dan kesatuan pascapelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Papua pada 6 Agustus 2025.

Ia menekankan bahwa perbedaan pilihan politik tidak boleh merusak kerukunan antar sesama manusia.

“PSU Pilkada Papua tanggal 6 puji Tuhan sudah terlaksana. Tinggal dari tanggal 6 sampai nanti keputusan KPU, kita semua tanggal 6 sudah selesai,” ujar Merauje, Selasa (12/8/2025).

Politisi Nasdem ini menegaskan bahwa dalam demokrasi, perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dan harus diterima dengan lapang dada.

“Pilihan boleh beda, tapi persatuan kesatuan itu harus tetap kita jaga rukun. Bapak dengan mama mau pilihan beda boleh, anak dan bapak pilihan boleh beda, tetangga boleh beda, semua boleh beda,” jelasnya.

Merauje mengingatkan bahwa dalam pemilihan, setiap warga negara memiliki hak untuk memilih secara bebas dan rahasia.

Ia menekankan bahwa semua warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih telah memberikan suaranya pada 6 Agustus lalu.

“Suara itu tinggal dikawal saja oleh penyelenggara sampai nanti diputuskan. Sehingga setelah tanggal 6 tidak boleh lagi ada iri hati, benci, perpecahan, dan lain sebagainya,” tegasnya.

Anggota DPR Papua ini mengaku prihatin terhadap aksi demonstrasi yang dilakukan relawan dan simpatisan pasangan calon nomor urut 01 pascapelaksanaan PSU. Aksi tersebut menyebabkan kemacetan di Kota Jayapura karena massa berkumpul dari kantor hingga menuju ke kantor Gubernur Papua.

“Kemarin teman-teman relawan simpatisan 01 mereka demo. Bapak datang di kota ini macet karena mereka kumpul dari kantor menuju ke DPR. Mereka demo di sana, ini bapak sangat prihatin,” ungkap Merauje.

Ia menambahkan bahwa peristiwa tersebut tidak sepenuhnya diberitakan secara menyeluruh di media massa.

Merauje berharap agar pascapelaksanaan PSU, semua pihak dapat menunggu hasil resmi dari KPU Papua dengan sabar dan tetap menjaga kondusivitas keamanan di Papua.

Diketahui hingga kini, proses penghitungan suara PSU Pilkada Papua masih berlangsung dan masyarakat menunggu pengumuman hasil resmi dari KPU Papua.

(Renaldo Tulak)