Berita

Ketua LMA Sarmi Gelar Lomba Peringatan HUT 17 Agustus, Tegaskan OAP Bagian dari NKRI

0
×

Ketua LMA Sarmi Gelar Lomba Peringatan HUT 17 Agustus, Tegaskan OAP Bagian dari NKRI

Sebarkan artikel ini
Tampak Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Sarmi, Frans Sawen bersama warga disela-sela kegiatan.

Berita Papua, Sarmi — Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Sarmi, Frans Sawen, menggelar rangkaian perlombaan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kampung Bagaiserwar, Distrik Sarmi, Kabupaten Sarmi, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 15.00 hingga 18.00 WIT ini diikuti oleh masyarakat, anak-anak, pemuda, serta perangkat kampung setempat.

4 lomba dipertandingkan dalam kegiatan tersebut, yakni lomba makan kerupuk, lari kelereng, lompat karung, dan tarik tambang.

Frans Sawen mengatakan, kegiatan perlombaan tingkat kampung ini digelar sebagai bagian dari peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81.

“Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, kita akan laksanakan kegiatan perlombaan 17 Agustus tingkat kampung yang diikuti oleh masyarakat, anak-anak, pemuda, serta perangkat kampung,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum perlombaan tersebut sebagai sarana mempererat hubungan persaudaraan dan menumbuhkan semangat nasionalisme.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan kegiatan perlombaan sebagai sarana mempererat hubungan persaudaraan, meningkatkan kebersamaan, serta menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air. Kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI bukan hanya sebagai kegiatan hiburan, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat persatuan masyarakat kampung dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai adat, toleransi, dan gotong royong,” katanya.

Frans mengimbau seluruh peserta dan masyarakat yang hadir untuk mengikuti perlombaan secara tertib dan menghindari potensi gesekan antarwarga.

“Saya menghimbau kepada seluruh peserta dan masyarakat agar mengikuti perlombaan dengan tertib, menjunjung tinggi sportivitas, tidak melakukan tindakan yang dapat menimbulkan perselisihan, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Frans Sawen turut menegaskan bahwa Orang Asli Papua (OAP) merupakan bagian tak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, momentum HUT Kemerdekaan RI harus dijadikan pengingat akan hal tersebut.

“Peringatan HUT Kemerdekaan 17 Agustus ini mari kita jadikan sebagai momentum pengingat bahwa kita sebagai Orang Asli Papua adalah merupakan bagian dan warga masyarakat dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan momentum ini, mari kita bangkitkan rasa persaudaraan antara sesama, tidak melihat apakah dia orang asli Papua atau bukan, kita sama-sama warga Indonesia,” ujarnya.

Frans juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi warga negara yang cinta tanah air dan mendukung program pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat.

Ia juga mengingatkan warga agar tidak terpapar paham separatisme maupun termakan berita bohong.

“Saya mengajak kita semua menjadi warga negara yang cinta tanah air dengan menjadi agen dalam mendukung program pemerintah baik daerah maupun pusat. Kita harus menolak segala bentuk upaya yang nantinya dapat memecah belah bangsa ini, salah satunya jangan sampai kita terpapar paham-paham separatis maupun percaya terhadap berita-berita hoaks yang nantinya akan merusak pola pikir kita,” pungkasnya.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *