Kota Jayapura

Kepala Suku Modouw Gelar Bakti Sosial di Waena, Tebar Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

0
×

Kepala Suku Modouw Gelar Bakti Sosial di Waena, Tebar Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Sebarkan artikel ini
Tampak Kepala Suku Modouw Kampung Waena, Korneles Gustav Modouw membagikan bantuan sembako kepada warga penerima manfaat.

Berita Papua, Jayapura — Kepala Suku Modouw Kampung Waena, Korneles Gustav Modouw, menggelar bakti sosial bagi warga di kawasan depan Expo Waena, Kota Jayapura, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda itu diisi dengan pembagian paket bantuan sembako kepada warga setempat. Bakti sosial berlangsung di sela-sela kegiatan. Warga yang hadir menerima paket bantuan sembako dari Kepala Suku Modouw.

Dalam arahannya, Korneles menegaskan bahwa momentum Sumpah Pemuda harus menjadi pengingat akan persatuan, kebersamaan, dan tanggung jawab bersama dalam membangun masyarakat serta bangsa Indonesia.

“Perbedaan suku, bahasa, dan budaya bukanlah penghalang untuk bersatu,” ujar Korneles di hadapan warga.

Ia menekankan bahwa Sumpah Pemuda bukan hanya peristiwa sejarah yang dikenang, tetapi semangat yang harus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, generasi penerus memiliki tanggung jawab menjaga persatuan di tengah keberagaman.

“Sebagai generasi penerus, kita harus menjaga persatuan,” katanya.

Kepada anak-anak muda, Korneles berpesan agar selalu menghormati orang tua, menghargai tokoh adat, dan menjaga budaya. Ia menilai adat mengajarkan nilai kebersamaan, saling menghormati, gotong royong, dan hidup dalam kedamaian.

“Jangan sampai kemajuan zaman membuat kita melupakan identitas dan jati diri,” ujarnya.

Korneles juga menyatakan bahwa semangat Sumpah Pemuda perlu dibuktikan melalui tindakan nyata, seperti membantu sesama, menjaga kebersihan lingkungan, serta membangun hubungan yang baik antara pemuda, tokoh adat, dan masyarakat.

“Mari kita buktikan bahwa semangat Sumpah Pemuda dapat diwujudkan melalui tindakan nyata,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh pemuda dan masyarakat untuk terus menjaga persatuan, menghormati adat istiadat, serta bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik.

“Pemuda adalah penerus masa depan, sedangkan adat merupakan warisan leluhur yang harus kita jaga,” pungkas Korneles.

(Renaldo Tulak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *