Kota Jayapura

Pemuda Waena Deklarasi Papua Damai dan Bacakan Sumpah Pemuda

0
×

Pemuda Waena Deklarasi Papua Damai dan Bacakan Sumpah Pemuda

Sebarkan artikel ini
Tampak Tokoh Pemuda Kampung Waena, Berli Modouw membacakan deklarasi Papua Damai.

Berita Papua, Jayapura — Tokoh Pemuda Kampung Waena, Berli Modouw, membacakan deklarasi pemuda Papua damai sekaligus membacakan teks Sumpah Pemuda dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda di Kediaman Ondoafi Kampung Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Rabu (21/10/2026).

Pembacaan deklarasi dan Sumpah Pemuda itu diikuti puluhan pemuda serta para Ondoafi dan tokoh adat Kampung Waena.

Dalam deklarasi yang dibacakan Berli Modouw, pemuda-pemudi Papua menyatakan komitmen mereka dengan penuh kecintaan terhadap tanah air Indonesia.

Deklarasi tersebut memuat 4 poin utama di antaranya: Pertama, pemuda-pemudi Papua menyatakan senantiasa setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di atas tanah Papua. Kedua, mereka menolak segala bentuk kekerasan dan provokasi yang mengancam kedamaian di atas tanah Papua. Ketiga, pemuda-pemudi Papua berkomitmen menjadi motor penggerak dalam mensukseskan program pembangunan nasional demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Papua. Keempat, mereka menjunjung tinggi toleransi, menghargai nilai-nilai adat dan budaya Papua, serta memperkuat persaudaraan antar generasi muda Papua.

“Kami, pemuda-pemudi Papua, generasi penerus bangsa, dengan penuh kecintaan yang mendalam terhadap tanah air Indonesia, pada hari ini Rabu 21 Oktober 2026, dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, menyatakan komitmen kami,” demikian bunyi pembuka deklarasi yang dibacakan Berli Modouw.

Setelah pembacaan deklarasi, Berli Modouw juga membacakan teks Sumpah Pemuda yang diikuti oleh puluhan pemuda dan para Ondoafi serta tokoh adat Kampung Waena.

“Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.”

Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kampung Waena yang juga diisi dengan bakti sosial dan pembagian sembako oleh Keondoafian Kampung Waena bersama tokoh adat.

Deklarasi pemuda Papua damai dan pembacaan Sumpah Pemuda tersebut menegaskan komitmen generasi muda Papua untuk menjaga persatuan, menolak kekerasan, serta menghormati adat dan budaya di tengah keberagaman.

(Renaldo Tulak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *