Kota Jayapura

Jelang Peringatan Sumpah Pemuda, Keondoafian Kampung Waena Gelar Baksos dan Bagikan Sembako

0
×

Jelang Peringatan Sumpah Pemuda, Keondoafian Kampung Waena Gelar Baksos dan Bagikan Sembako

Sebarkan artikel ini
Tampak Ondoafi Kampung Waena, Richard Ohee membagikan bantuan sembako kepada pemuda yang hadir.

Berita Papua, Jayapura — Keondoafian Kampung Waena bersama tokoh adat menggelar bakti sosial dan membagikan bantuan sembako kepada warga di kediaman Ondoafi di Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura pada Rabu (21/10/2026).

Kegiatan itu digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan mengusung tema “Pemuda Papua menjaga adat, merawat persatuan dan membangun kampung damai”.

Ondoafi Kampung Waena, Richard Ohee, mengatakan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda penting untuk mengingatkan masyarakat akan persatuan, kebersamaan, dan tanggung jawab dalam membangun masyarakat serta bangsa Indonesia.

“Sebagai tokoh adat, saya ingin menyampaikan bahwa Sumpah Pemuda bukan hanya sekadar sejarah, tetapi merupakan semangat yang harus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Richard Ohee.

Ia menegaskan perbedaan suku, bahasa, dan budaya bukanlah penghalang untuk bersatu. “Oleh karena itu, kita sebagai generasi penerus harus menjaga persatuan,” ujarnya.

Kepada anak-anak muda, Richard berpesan agar selalu menghormati orang tua, menghargai tokoh adat, dan menjaga budaya. Menurutnya, adat mengajarkan kebersamaan, saling menghormati, gotong royong, dan hidup dalam kedamaian.

“Jangan sampai kemajuan zaman membuat kita melupakan identitas dan jati diri sebagai masyarakat yang memiliki adat dan budaya,” pesannya.

Richard juga menyatakan bakti sosial merupakan wujud nyata semangat Sumpah Pemuda. “Melalui kegiatan bakti sosial ini, mari kita buktikan bahwa semangat Sumpah Pemuda dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti membantu sesama, menjaga kebersihan lingkungan, dan membangun hubungan yang baik antara pemuda, tokoh adat, serta masyarakat,” katanya.

Ia mengajak seluruh pemuda dan masyarakat untuk terus menjaga persatuan, menghormati adat istiadat, serta bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik.

“Ingatlah bahwa pemuda adalah penerus masa depan, sedangkan adat merupakan warisan leluhur yang harus kita jaga,” ujar Richard Ohee.

Di sela-sela kegiatan, Ondoafi juga membagikan bantuan sembako kepada puluhan pemuda yang hadir.

(Renaldo Tulak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *