Berita Papua, Jayapura — Kepala Suku Makuba Kampung Yoka, Frederick Makuba, bersama para tokoh adat menggelar bakti sosial dengan membagikan bantuan paket sembako dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.
Kegiatan berlangsung di kediaman Kepala Suku Makuba di Kampung Yoka, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, Jumat (23/10/2026).
Mengusung tema “Pemuda Papua menjaga adat, merawat persatuan dan membangun kampung damai, Satu nusa, satu bangsa, satu bahasa Indonesia”, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat, khususnya generasi muda.
Dalam sambutannya, Frederick Makuba menegaskan pentingnya memaknai Sumpah Pemuda sebagai semangat yang harus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari. “Pada momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda, penting untuk kita mengingatkan akan persatuan, kebersamaan, dan tanggung jawab dalam membangun masyarakat serta bangsa Indonesia,” ujarnya.
Sebagai tokoh adat, ia menekankan bahwa Sumpah Pemuda bukan sekadar sejarah.
“Sumpah Pemuda bukan hanya sekadar sejarah, tetapi merupakan semangat yang harus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari. Perbedaan suku, bahasa, dan budaya bukanlah penghalang untuk bersatu. Oleh karena itu, kita sebagai generasi penerus harus menjaga persatuan,” kata Frederick.
Ia juga berpesan kepada anak-anak muda agar selalu menghormati orang tua, menghargai tokoh adat, dan menjaga budaya.
“Adat mengajarkan kita tentang kebersamaan, saling menghormati, gotong royong, dan hidup dalam kedamaian. Jangan sampai kemajuan zaman membuat kita melupakan identitas dan jati diri sebagai masyarakat yang memiliki adat dan budaya,” pesannya.
Melalui kegiatan bakti sosial, Frederick mengajak seluruh elemen masyarakat membuktikan semangat Sumpah Pemuda melalui tindakan nyata.
“Mari kita buktikan bahwa semangat Sumpah Pemuda dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti membantu sesama, menjaga kebersihan lingkungan, dan membangun hubungan yang baik antara pemuda, tokoh adat, serta masyarakat,” ajaknya.
Di akhir sambutan, ia mengajak seluruh pemuda dan masyarakat untuk terus menjaga persatuan, menghormati adat istiadat, serta bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik.
“Ingatlah bahwa pemuda adalah penerus masa depan, sedangkan adat merupakan warisan leluhur yang harus kita jaga,” tegasnya.
Di sela-sela kegiatan bakti sosial, Kepala Suku Makuba bersama tokoh adat dan Tokoh Pemuda membacakan Deklarasi Ikrar Sumpah Pemuda secara bersamaan.
Pembacaan ikrar ini menjadi simbol komitmen masyarakat Kampung Yoka dalam merawat persatuan dan menjaga adat budaya di tengah arus modernisasi. (*)
(Renaldo Tulak)











