Berita Papua, Jayapura — Ondofolo besar Kampung Yoka, David Ricky Mebri, menggelar bakti sosial bersama para tokoh adat untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda. Kegiatan berlangsung di balai Kampung Yoka, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Pemuda Papua Menjaga Adat, Merawat Persatuan dan Membangun Kampung Damai, Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa Indonesia”.
Dalam sambutannya, David Ricky Mebri menegaskan bahwa momentum Hari Sumpah Pemuda penting untuk mengingatkan kembali persatuan, kebersamaan, dan tanggung jawab dalam membangun masyarakat serta bangsa Indonesia.
“Sebagai tokoh adat, saya ingin menyampaikan bahwa Sumpah Pemuda bukan hanya sekadar sejarah, tetapi merupakan semangat yang harus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari. Perbedaan suku, bahasa, dan budaya bukanlah penghalang untuk bersatu. Oleh karena itu, kita sebagai generasi penerus harus menjaga persatuan,” ujarnya.
Kepada kaum muda, Ondofolo berpesan agar selalu menghormati orang tua, menghargai tokoh adat, dan menjaga budaya.
“Adat mengajarkan kita tentang kebersamaan, saling menghormati, gotong royong, dan hidup dalam kedamaian. Jangan sampai kemajuan zaman membuat kita melupakan identitas dan jati diri sebagai masyarakat yang memiliki adat dan budaya,” katanya.
Ia juga mengajak peserta menjadikan bakti sosial tersebut sebagai bukti nyata semangat Sumpah Pemuda.
“Melalui kegiatan bakti sosial ini, mari kita buktikan bahwa semangat Sumpah Pemuda dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti membantu sesama, menjaga kebersihan lingkungan, dan membangun hubungan yang baik antara pemuda, tokoh adat, serta masyarakat,” tuturnya.
Menutup sambutan, David Ricky Mebri mengajak seluruh pemuda dan masyarakat terus menjaga persatuan, menghormati adat istiadat, serta bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik.
“Ingatlah bahwa pemuda adalah penerus masa depan, sedangkan adat merupakan warisan leluhur yang harus kita jaga,” pungkasnya.
Di sela-sela kegiatan bakti sosial, Kepala Suku bersama tokoh adat lainnya membacakan deklarasi ikrar Sumpah Pemuda secara bersama-sama.
(Renaldo Tulak)











