Berita Papua, Jayapura — Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menetapkan program tiket kapal laut gratis bagi masyarakat Papua selama periode Angkutan Laut Lebaran 2026 (1447 Hijriah).
Kebijakan ini menjadi kabar baik bagi warga yang hendak mudik menggunakan moda transportasi laut.
Program tersebut tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor KP-DJPL 106 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Angkutan Laut untuk Program Tiket Gratis selama Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026.
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Mathius Wally, menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat atas usulan Pemerintah Provinsi Papua guna memperlancar mobilitas masyarakat selama masa mudik.
“Pelayanan mudik gratis angkutan laut intra Papua telah ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan sesuai permintaan Gubernur Papua, sebagai upaya memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan perjalanan selama masa Lebaran,” ujar Wally di Jayapura, Rabu (4/3/2026).
Kuota 8.900 Penumpang, Layani Rute Intra Papua
Program tiket gratis ini akan dilaksanakan oleh operator swasta PT Blibis PM dengan total kuota sebanyak 8.900 penumpang selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Adapun rute mudik gratis angkutan laut di wilayah Papua meliputi: Jayapura – Kasonaweja, Kasonaweja – Jayapura, Jayapura – Biak, Biak – Jayapura, Biak – Waropen, Biak – Serui, Waropen – Serui, Waropen – Biak, Serui – Waropen, Serui – Biak
Serui – Nabire, Waropen – Nabire, Nabire – Serui dan Nabire – Waropen.
Selain layanan intra Papua, pemerintah pusat juga memberikan stimulus berupa potongan harga tiket kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) (PELNI) sebesar 30 persen untuk rute keluar Papua, guna meringankan beban masyarakat yang melakukan perjalanan jarak jauh.
Dukung Konektivitas dan Mudik Aman
Program ini bertujuan mendukung kelancaran transportasi laut selama angkutan Lebaran, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mengurangi kepadatan pada moda transportasi lainnya.
Kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari kolaborasi visi-misi Presiden Prabowo Subianto dan Pemerintah Provinsi Papua dalam memperkuat konektivitas antarwilayah, khususnya daerah yang masih sangat bergantung pada transportasi laut.
Pemerintah Provinsi Papua mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program ini secara optimal serta mengikuti ketentuan dan jadwal pelayaran yang ditetapkan oleh operator kapal dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.
Program tiket kapal laut gratis ini diharapkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Papua dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dengan perjalanan yang aman, nyaman, dan terjangkau.
(Renaldo Tulak)











