Berita Papua, Jayapura — Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman, mengukuhkan Warsono sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Papua, Jumat (17/4) di Ballroom Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua.
Warsono sebelumnya menjabat sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi resmi menggantikan Faturachman yang kini bertugas di Departemen Regional Kantor Pusat Bank Indonesia setelah memimpin KPwBI Papua selama 2 tahun, periode Januari 2024 hingga Januari 2026.
Dalam sambutannya, Aida S. Budiman menyampaikan bahwa pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari rangkaian suksesi transformasi kelembagaan Bank Indonesia ke depan.
Visi yang ingin dicapai adalah menjadi bank sentral digital terdepan yang berkontribusi nyata terhadap perekonomian nasional dan terbaik di antara negara-negara emerging markets untuk Indonesia maju.
Hal tersebut dinilai penting terutama di tengah ketidakpastian global menyusul ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.
Aida juga menekankan perlunya inovasi dalam mengembangkan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru di wilayah kerja KPwBI Papua. Optimalisasi pada sektor pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif menjadi fokus utama dengan mengembangkan UMKM lokal untuk meningkatkan daya saing dan produktivitas.
“Untuk mencapai hal tersebut, perlu diperkuat sinergi Bank Indonesia dengan seluruh mitra kerja di daerah dalam mengawal perekonomian dan stabilisasi inflasi daerah yang berdaya tahan,” ujar Aida.
Wakil Gubernur Provinsi Papua, Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, yang hadir pada kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh KPwBI Provinsi Papua.
Dukungan tersebut mencakup kolaborasi dan sinergi mengawal pertumbuhan ekonomi, peran aktif dalam upaya pengendalian inflasi, serta upaya mendorong perluasan dan percepatan digitalisasi sistem pembayaran, terutama akselerasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
Salah satu pencapaian yang membanggakan, menurut Aryoko, adalah raihan Pemerintah Provinsi Berkinerja Terbaik se-Nusamapua yang ditorehkan oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Papua.
(Renaldo Tulak)











