Papua

Gubernur Papua Bertemu Dirut KAl, Survei Jalur Kereta Api di Jayapura Bakal Dimulai Akhir Bulan Ini

0
×

Gubernur Papua Bertemu Dirut KAl, Survei Jalur Kereta Api di Jayapura Bakal Dimulai Akhir Bulan Ini

Sebarkan artikel ini
Tampak Gubernur Papua, Matius D Fakhiri foto bersama Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasydin. (Ist)

Berita Papua, Jayapura — Gubernur Papua, Matius D Fakhiri, resmi memulai langkah nyata mewujudkan pembangunan kereta api di Papua dengan menggelar pertemuan bersama jajaran direksi PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Jakarta, Selasa (14/4/2026) malam.

Pertemuan tersebut menjadi tahap awal dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan transportasi darat modern guna meningkatkan konektivitas antarwilayah di Papua.

“Kehadiran kereta api di wilayah timur Indonesia itu juga tidak lepas dari perhatian pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto,” ujar Fakhiri dalam keterangan pers tertulis, Rabu (15/4).

Gubernur menjelaskan, meskipun rencana awal pembangunan baru mencakup rute Kota Jayapura hingga Kabupaten Jayapura, proyek ini diharapkan menjadi pijakan penting bagi pengembangan jaringan yang lebih luas di seluruh Papua.

“Semoga proyek ini dapat menjadi awal dari pengembangan jaringan transportasi yang lebih luas, sehingga mampu meningkatkan konektivitas dan mempercepat pembangunan di Papua. Kereta api bukan hanya transportasi untuk masyarakat, tetapi akan dijadikan angkutan serta mobilisasi barang nantinya,” tegas Fakhiri.

Ia menambahkan, jika tidak ada halangan, akhir bulan ini tim ahli dari PT KAI yang didampingi tim khusus Provinsi Papua akan melakukan survei langsung terhadap rute yang akan dijadikan jalur rel kereta api.

Sementara itu, Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasydin, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Gubernur Fakhiri dan rombongan. Menurutnya, langkah tersebut merupakan dorongan positif bagi realisasi kereta api di Papua.

“Pembangunan kereta api di Papua bukan hanya soal transportasi, tetapi juga bagian dari upaya membangun peradaban dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dari sisi ekonomi, kehadiran kereta api dapat membuka akses baru, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Bobby.

Dirut KAI menegaskan, proyek ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Papua.

“Nantinya, kehadiran kereta api merupakan implementasi pemerataan untuk kesejahteraan dan itu yang disampaikan Bapak Presiden Prabowo,” pungkasnya.

(Renaldo Tulak)