Berita Papua, Jayapura — Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Papua, Sudarmo, melaporkan bahwa total hewan kurban yang disembelih di wilayah Papua mencapai 123 ekor sapi dan 71 ekor kambing. Jumlah tersebut tersebar di sejumlah kabupaten/kota, dengan Kota Jayapura menjadi penyumbang terbanyak.
“Untuk Kota Jayapura, sapinya sekitar 60-an ekor, kambingnya juga hampir 40-an ekor. Itu paling banyak dibandingkan kabupaten lain,” ujar Sudarmo dalam pernyataannya.

Sudarmo menjelaskan, pembagian daging kurban dilakukan melalui tiga pendekatan. Pertama, mengundang langsung para tamu dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh agama, tokoh masyarakat, pendeta, serta tetangga sekitar. Kedua, membentuk tim khusus yang berkeliling dari rumah ke rumah untuk membagikan daging. Ketiga, melayani warga yang datang langsung ke lokasi penyembelihan.
“Yang datang ke sini biasanya mereka makan dulu, habis makan baru dibawakan satu kilo daging untuk pulang,” jelasnya.
Dibandingkan tahun lalu, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami kenaikan sekitar 5 hingga 6 persen. Sudarmo berharap tren positif ini terus berlanjut.
“Harapan ke depan, tetap kami sampaikan pada seluruh warga jamaah, gunakan konsep fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan). Kami berharap tahun depan bisa meningkat hingga 10 persen dari tahun ini,” ungkapnya.
Soal donatur, Sudarmo menegaskan bahwa hampir seluruh hewan kurban berasal dari sistem patungan jamaah. Untuk satu ekor sapi, patungan dilakukan oleh 7 orang. Sedangkan satu ekor kambing, patungan dilakukan oleh 1 orang.
“Ada 1 DPD Kabupaten Jayapura yang melaporkan ke DPW mendapat bantuan satu ekor sapi dari Bapak Bupati Kabupaten Jayapura. Selain itu, tidak ada donatur,” pungkas Sudarmo.
(Renaldo Tulak)











