Papua

Dukungan Penguatan Pengembangan Pelabuhan Korido, Wujud Kolaborasi Penyusunan DED oleh Pemprov Papua Bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Laut

0
×

Dukungan Penguatan Pengembangan Pelabuhan Korido, Wujud Kolaborasi Penyusunan DED oleh Pemprov Papua Bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Laut

Sebarkan artikel ini
Tampak Gubernur Papua, Mathius D Fakhiri rapat bersama jajaran Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Korido, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, menyusun Detail Engineering Design (DED) pengembangan Pelabuhan Korido. (Ist)

Berita Papua, Jayapura — Pemerintah Provinsi Papua bersama Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Korido, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, menyusun Detail Engineering Design (DED) pengembangan Pelabuhan Korido di Kabupaten Supiori. Penyusunan ini dibahas dalam rapat koordinasi teknis lanjutan di Gedung Negara Dok V Jayapura, 13–14 Oktober 2026.

Rapat dihadiri Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri, Kepala UPP Korido Willem Thobias Fofid, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Kepala Baperida Papua, serta Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan. DED disusun untuk dua kelompok fasilitas: sisi laut berupa perpanjangan dermaga, dan sisi darat berupa area walkway, gedung terminal, kantin, pagar, dan area komersial.

Gubernur Fakhiri menyebut kerja sama ini bersejarah karena menjadi kolaborasi pertama di lingkungan Pemprov Papua dalam penyusunan DED pengembangan pelabuhan. Menurutnya, pelabuhan yang produktif akan membangun konektivitas yang kuat sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Pengembangan Pelabuhan Korido diarahkan memperkuat jalur distribusi logistik dan pergerakan angkutan laut di Papua, khususnya Supiori yang termasuk wilayah Terdepan, Terluar, Tertinggal, dan Perbatasan (3TP).

Tampak foto bersama Gubernur Papua, Mathius D Fakhiri dan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Korido, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan usai menyusun Detail Engineering Design (DED) pengembangan Pelabuhan Korido. (Ist)

Kepala UPP Korido Willem Thobias Fofid menjelaskan, pengembangan jangka pendek dibagi dua:

• Sisi laut: studi dan analisis perpanjangan dermaga oleh Ditjen Perhubungan Laut melalui Direktorat Kepelabuhanan, tahun anggaran 2027.

• Sisi darat: walkway, pagar, terminal penumpang, kantin, dan area komersial, dibiayai APBD Provinsi Papua tahun anggaran 2026.

Menurut Willem, dokumen DED ini menjadi dukungan Ditjen Perhubungan Laut untuk memperkuat persyaratan pengembangan pelabuhan ke depan, sekaligus menjawab keterbatasan infrastruktur di wilayah perbatasan. Ia berharap kolaborasi berlanjut dan berkomitmen menghadirkan solusi yang inklusif dan berkelanjutan bagi wilayah yang selama ini terbatas aksesnya.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Matius Wally, selaku Ketua Tim Teknis Penyusunan DED dari Pemprov Papua, menilai kolaborasi ini langkah konkret mewujudkan sinergi layanan kepelabuhanan dan angkutan perairan. “Pemanfaatan teknologi operasional diharapkan mampu menghadirkan konektivitas layanan pelabuhan yang handal, terutama di wilayah yang selama ini sulit dijangkau,” ujarnya.

Willem juga berharap penguatan kedaulatan data pergerakan kapal dan aktivitas pelabuhan membuat pengawasan serta keselamatan pelayaran di kawasan timur Indonesia lebih terintegrasi. (MHN/AVR)

(Renaldo Tulak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *