Papua

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, LMA Mamberamo Raya dan Yonif TP 910/Aherfaiyona Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial

0
×

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, LMA Mamberamo Raya dan Yonif TP 910/Aherfaiyona Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial

Sebarkan artikel ini
Tampak Ketua LMA Kabupaten Mamberamo Raya, Terry Levin Bisararisi, bersama Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 910/Aherfaiyona didampingi tokoh adat, generasi muda, pemerintah kampung, dan personel TNI disela-sela kegiatan. (Ist)

Berita Papua, Mamberamo Raya — Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Mamberamo Raya, Terry Levin Bisararisi, bersama Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 910/Aherfaiyona menggelar kegiatan kebangsaan dan bakti sosial bersama pemuda, pelajar, serta masyarakat di Balai Kampung Burmeso, Distrik Mamberamo Tengah, Kabupaten Mamberamo Raya, Provinsi Papua, Jumat (30/10/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara tokoh adat, generasi muda, pemerintah kampung, dan personel TNI, sekaligus menumbuhkan semangat persatuan, kepedulian sosial, serta kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan dan budaya di tengah masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Letda Inf. Marthen Elly selaku Perwira Seksi Intelijen (Pasi Intel) Yonif TP 910/Aherfaiyona, Letda Inf. Heber Yaku selaku Komandan Peleton 3 Kompi Pertanian Yonif TP 910/Aherfaiyona, Sem Tasti selaku Kepala Suku Saquasit, Natanyel Tasti selaku Kepala Kampung Burmeso, serta sejumlah pemuda, pelajar, dan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, Terry Levin Bisararisi menyampaikan apresiasi atas semangat dan antusiasme generasi muda Kampung Burmeso dalam mengikuti peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98.

Menurutnya, peringatan Hari Sumpah Pemuda merupakan momentum penting untuk mengingat kembali perjuangan generasi muda Indonesia dalam membangun persatuan di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang masyarakat.

“Peringatan Hari Sumpah Pemuda merupakan momentum penting untuk mengingat kembali perjuangan generasi muda Indonesia dalam membangun persatuan di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang masyarakat,” kata Terry.

Ia menekankan bahwa semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada 28 Oktober 1928 harus terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya oleh generasi muda di Kabupaten Mamberamo Raya. Terry juga mengingatkan bahwa keberagaman suku dan budaya yang dimiliki masyarakat Papua merupakan kekayaan yang harus dijaga serta menjadi kekuatan dalam membangun hubungan sosial yang harmonis.

“Keberagaman suku dan budaya yang dimiliki masyarakat Papua merupakan kekayaan yang harus dijaga serta menjadi kekuatan dalam membangun hubungan sosial yang harmonis,” ujarnya.

Tampak Ketua LMA Kabupaten Mamberamo Raya, Terry Levin Bisararisi saat menggelar kegiatan kebangsaan dan bakti sosial bersama pemuda, pelajar, serta masyarakat di Balai Kampung Burmeso. (Ist)

Sebagai Ketua LMA Kabupaten Mamberamo Raya, ia mendorong generasi muda agar tetap menghormati nilai-nilai adat dan budaya leluhur, sekaligus memiliki semangat untuk meningkatkan kualitas pendidikan, mengembangkan kreativitas, dan memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif.

“Generasi muda tidak hanya memiliki tanggung jawab menjaga warisan budaya, tetapi juga diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Burmeso, Natanyel Tasti, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Ia menilai peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk memahami kembali nilai-nilai perjuangan, persatuan, dan tanggung jawab terhadap masa depan bangsa.

“Perayaan Hari Sumpah Pemuda menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk memahami kembali nilai-nilai perjuangan, persatuan, dan tanggung jawab terhadap masa depan bangsa,” kata Natanyel.

Natanyel juga mengajak para pemuda untuk meningkatkan kemampuan diri, mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan pembangunan kampung. Menurutnya, Kabupaten Mamberamo Raya masih menghadapi sejumlah tantangan pembangunan, terutama berkaitan dengan akses pendidikan, transportasi, infrastruktur, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sejumlah wilayah.

“Kabupaten Mamberamo Raya masih menghadapi tantangan pembangunan, terutama berkaitan dengan akses pendidikan, transportasi, infrastruktur, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sejumlah wilayah,” ujarnya.

Oleh karena itu, generasi muda diharapkan dapat mempersiapkan diri melalui pendidikan dan pengembangan keterampilan agar mampu menjadi sumber daya manusia yang berkualitas serta berkontribusi terhadap kemajuan daerah. Natanyel juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan, menghormati perbedaan, dan memperkuat semangat gotong royong sebagai bagian dari kehidupan masyarakat Papua.

Selain diisi dengan penyampaian pesan kebangsaan, kegiatan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tersebut juga dirangkaikan dengan pembagian bantuan sembako oleh Yonif TP 910/Aherfaiyona kepada masyarakat Kampung Burmeso. Penyerahan bantuan yang dilaksanakan pada pukul 12.35 WIT itu menjadi bagian dari kegiatan kepedulian sosial dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Kehadiran personel Yonif TP 910/Aherfaiyona bersama tokoh adat, pemerintah kampung, dan masyarakat setempat juga menjadi sarana mempererat komunikasi serta hubungan silaturahmi antara TNI dan masyarakat. Melalui kegiatan sosial tersebut, diharapkan hubungan baik antara personel TNI dan masyarakat adat dapat terus terpelihara, sekaligus menumbuhkan semangat saling membantu dalam kehidupan bermasyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa bersama. Selanjutnya, perwakilan pelajar SMK membacakan Ikrar Sumpah Pemuda sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan generasi muda Indonesia dalam memperjuangkan persatuan bangsa. Pembacaan ikrar tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan, sekaligus mengingatkan para peserta mengenai makna satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa persatuan, yakni Indonesia.

Suasana kebersamaan juga terlihat ketika seluruh peserta menyanyikan lagu nasional Bagimu Negeri, yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara Ketua LMA Kabupaten Mamberamo Raya, personel Yonif TP 910/Aherfaiyona, tokoh adat, pemerintah kampung, pemuda, pelajar, dan masyarakat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sembako, doa penutup, serta ramah tamah sebagai sarana mempererat hubungan kekeluargaan di antara seluruh peserta.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang dilaksanakan bersama Ketua LMA Kabupaten Mamberamo Raya dan Yonif TP 910/Aherfaiyona menjadi salah satu bentuk kebersamaan dalam memperkuat nilai-nilai persatuan, pelestarian budaya, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Keterlibatan lembaga adat dinilai memiliki peran penting dalam menjaga hubungan sosial antarmasyarakat, mengingat adat istiadat dan kearifan lokal masih menjadi bagian yang melekat dalam kehidupan masyarakat Papua.

Partisipasi generasi muda dalam kegiatan kebangsaan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pendidikan, pengembangan keterampilan, serta tanggung jawab dalam mendukung pembangunan daerah. Kolaborasi antara tokoh adat, pemerintah kampung, dan Yonif TP 910/Aherfaiyona juga diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Mamberamo Raya.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 11.35 hingga 13.00 WIT tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui semangat Hari Sumpah Pemuda ke-98, kebersamaan antara Ketua LMA Kabupaten Mamberamo Raya Terry Levin Bisararisi, Yonif TP 910/Aherfaiyona, dan generasi muda Kampung Burmeso diharapkan dapat terus memperkuat persatuan, menjaga kelestarian adat dan budaya, serta mendorong terwujudnya Kabupaten Mamberamo Raya yang aman, damai, maju, dan sejahtera.

(Renaldo Tulak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *