Berita Papua, Sentani — Sebanyak 1.734 siswa dari 31 sekolah di Kabupaten Jayapura mengikuti lomba gerak jalan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Panitia menyebut kegiatan ini sebagai ajang refreshing bagi siswa di tengah rutinitas belajar.
Ketua Panitia yang juga Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Boy Rumbiak, merinci jumlah peserta dalam kegiatan yang berlangsung Rabu (29/4/2026).
“Yang SMP melibatkan 20 sekolah dan yang SMA-SMK melibatkan 11 sekolah. Jumlah peserta seluruhnya mencapai 1.734 siswa,” ujarnya.
Boy menjelaskan, persiapan lomba dilakukan selama satu bulan sebelum pelaksanaan. “Kami persiapkan, memang betul-betul disiapkan matang. Dan kami menggunakan dana dari DPA Dinas Pendidikan,” jelasnya.
Untuk memberikan apresiasi kepada peserta terbaik, panitia menyiapkan trofi piala bagi para juara di setiap jenjang pendidikan.
“Juara satu, juara dua, dan juara tiga dari setiap jenjang SD, SMP, SMA. Untuk putra dan putri masing-masing ada. Jadi SD juara 1, 2, 3 putra dan putri, SMP juga sama, SMA juga sama,” kata Boy.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bersifat rutin tahunan sehingga tidak ada anggaran khusus untuk pembinaan atletik. “Untuk biaya pembinaan karena sifatnya hanya menyelenggarakan setiap tahun, kami jalankan sesuai prosedur saja. Namun untuk pembinaan tidak ada,” tambahnya.
Boy menyebut lomba gerak jalan digelar bukan tanpa alasan. Kegiatan ini memberi ruang bagi siswa untuk sejenak melepas penat setelah berkutat dengan pelajaran sehari-hari.
“Tujuannya untuk melibatkan siswa. Selagi mereka menunduk setiap hari dalam proses belajar mengajar, kami beri kesempatan untuk bisa santai mengikuti gerak jalan, meluangkan waktu mereka,” ujarnya.
Terkait kemungkinan lomba ini menjadi jalur seleksi menuju Paskibraka, Boy menjelaskan bahwa tidak ada keterkaitan langsung antara kedua kegiatan tersebut.
“Soal kemungkinan jenjang ke Paskibraka, untuk Paskibraka itu memang mereka dari setiap sekolah sudah disiapkan. Jadi kita hanya memeriahkan saja untuk Hari Pendidikan Nasional,” pungkasnya.
(Yan Mofu)











