Kabupaten Jayapura

Kuota Haji Papua 2026 Hanya 890, Kabupaten Jayapura Berangkatkan 80 Jamaah

0
×

Kuota Haji Papua 2026 Hanya 890, Kabupaten Jayapura Berangkatkan 80 Jamaah

Sebarkan artikel ini
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura, Mohamad Agus Taufik, S.H., M.H.

Berita Papua, Sentani — Sebanyak 80 jamaah calon haji asal Kabupaten Jayapura resmi dilepas untuk keberangkatan musim haji 1447 H/2026 M, pada Selasa (28/4/2026). Pelepasan dilakukan serentak di seluruh kabupaten/kota di Papua.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura, Mohamad Agus Taufik menyatakan bahwa dari 80 jamaah tersebut, terdiri atas 31 jamaah pria dan 49 jamaah wanita.

“Hari ini rata-rata seluruh kabupaten/kota melaksanakan pelepasan haji untuk keberangkatan tahun 2026. Sementara kita hari ini ada 80 jamaah,” ujarnya di Sentani.

Agus Taufik menjelaskan, dua jamaah batal berangkat karena meninggal dunia. “Jamaah kita dua tidak jadi berangkat karena meninggal dunia beserta pendampingnya. Sehingga dibatalkan untuk pemberangkatan haji,” jelasnya.

Jumlah jamaah Kabupaten Jayapura tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Hal itu menyesuaikan kuota haji Provinsi Papua tahun 2026 yang hanya 890 jamaah.

“Kita ada penurunan karena sesuai kuota. Sekarang seluruh Provinsi Papua cuma 890 dihitung porsi masing-masing kabupaten/kota. Jadi kita mendapatkan sebenarnya 120, tapi yang dapat melunasi 82 jamaah,” ungkap Agus Taufik.

Para jamaah dijadwalkan berangkat menuju Asrama Haji Makassar pada Sabtu, 10 Mei 2026. Pelepasan akan digelar di Masjid Al-Aqsa Sentani.

“Insya Allah kita akan berangkat ke Makassar pada tanggal 10 Mei 2026. Di Masjid Al-Aqsa nanti teman-teman bisa ikut juga. Jam 6 pagi kita sudah kumpul, jam 10 kita take off ke Makassar,” kata Agus.

Selanjutnya, jamaah akan terbang dari Makassar menuju Jeddah pada Minggu, 11 Mei 2026 pukul 10.00 WIT.

“Berangkat dari Makassar ke Jeddah pada tanggal 11 jam 10 pagi,” tambahnya.

Jamaah Kabupaten Jayapura tergabung dalam kloter 29 gelombang kedua. Total ada 5 petugas yang mendampingi, terdiri dari: 2 petugas kesehatan, 2 pembimbing, 1 petugas KBIHU dan 1 PHD

“Jumlah pendamping kita untuk KBIHU satu orang dari Kabupaten Jayapura, yaitu KBIHU Insan Cendekia yang ada di Doyo. Dan petugas pembimbing juga dari Kabupaten Jayapura atas nama Ustaz Taufik, Imam Masjid Al-Aqsa,” pungkas Agus Taufik.

(Yan Mofu)