Kabupaten Jayapura

Sambut Perayaan 1 Abad Injil Masuk di Phulende, Puluhan Kepala Seksi PKB Tanam Ratusan Pohon

0
×

Sambut Perayaan 1 Abad Injil Masuk di Phulende, Puluhan Kepala Seksi PKB Tanam Ratusan Pohon

Sebarkan artikel ini
Tampak foto bersama peserta penanaman pohon di Kampung Ifar Besar dengan Badan Pekerja Sinode GKI Tanah Papua dengan latar belakang Gereja GKI Indri Phulende Ifar Besar Sentani.

Berita Papua, Sentani — Sebanyak 70 Kepala Seksi PKB Klasis GKI di Tanah Papua telah melaksanakan penanaman 300 pohon di Kampung Ifar Besar, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (25/4/2026).

Penanaman ratusan pohon tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Biro PKB Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Hanoch Tomi isa, Wakil Ketua I Sinode GKI Tanah Papua, Pdt Hiskia Rollo, di dampingi Kepala Departemen Kasih dan Keadila, Dora Balubun serta Ketua Klasis GKI Sentani, Pdt Albert Suebu selaku penghubung dan koordinator lapangan

Ketua Klasis GKI Sentani, Pdt Alberth Suebu pada kesempatan ini menjelaskan bahwa kegiatan penenaman ratusan pohon di Kampung Ifar Besar adalah sesuai surat pemberitahuan dari Badan Pekerja Sinode GKI Papua yang masuk pada 20 April 2026 lalu terkait pelaksanaan program Bapa Ramah Lingkungan, sekaligus menyambut perayaan satu abad injil masuk di Indri Phulende Sentani.

“Ada 70 kepala seksi PKB dari 70 klasis GKI di tanah papua yang terlibat langsung dalam kegiatan penanaman kemarin, termasuk warga jemaat dan masyarakat di kampung ifar besar,” ujar Alberth Suebu di Sentani, Minggu (26/4/2026).

Dikatakan, merujuk dari thema kerja disetiap periode kepemimpinan bahwa thema kerja setiap tahun sejak 2022-2023 itu adalah Pemberdayaan, lalu yang berikutnya adalah kesehatian, dan memasuki tahun 2026 ini adalah kepedulian yang isinya menyangkut gerakan belas kasih kepada orang-orang yang terpinggirkan dan terhadap alam ciptaan Tuhan.

“300 tanaman itu terdiri dari bibit pohon rambutan, mangga, matoa, durian, pinang, nangka, dan kelapa,” jelasnya

Alberth juga bilang, terkait perayaan satu abad injil masuk di indri phulende di dukung penuh juga oleh 12 jemaat GKI wilayah danau (nolobhu) klasis sentani dengan menyumbangkan bahan makanan (Natura) dan uang, serta bahan baku fisik lainnya untuk kepentingan pelaksanaan perayaan, sementara warga jemaat GKI indri phulende sedang melaksanakan perluasan halaman gereja (reklamasi) serta dalam tahap akhir pembangunan menara.

Menurutnya, menara yang dibangun ini sangat multi fungsi, selain menjadi menara bagi lonceng gereja, menara ini juga berfungsi sebagai mimbar utama pelayanan khotbah, menara juga berfungsi sebagai pohon natal dan salib saat perayaan natal dan paskah.

Lanjut Suebu bahwa hasil dari injil adalah manusia hidup didalam terang dan kasih kristus serta menerima keselamatan dari Allah yang telah menghalau kuasa gelap dan saat ini setiap orang hidup dalam persekutuan jemaat, baik ibadah raya minggu, ibadah setiap unsur dan rayon serta ibadah di masing-masing keluarga. Selain kita syukuri perayaan satu abad ini, ada tanggung jawab iman yang harus dipertanggung jawabkan karena Injil Tuhan itu sudah ada sampai saat ini selama satu abad, sama hal nya dengan Tuhan sedang berada bersama dengan kita selama seratus tahun dan kita wajib menjadi alat kesaksian yang hidup bagi Tuhan.

Di kesempatan ini juga Alberth Suebu menyampaikan banyak terimakasih kepada otoritas adat (ondofolo dan khoselo) yang pada awalnya menerima dan membawa injil sejak 1 mei 1926 dan hidup bersama terang injil Tuhan di Kampung Ifar Besar secara khusus tetapi juga Sentani pada umumnya. Kami sampaikan terimakasih juga terhadap dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura khususnya bagi penyediaan fasilitas pendukung bagi terlaksananya perayaan satu abad di Kampung ifar besar

“Jejak penyebaran injil oleh guru Daud PKD dari Nimboran, melewati kampung yakonde bagian barat danau sentani dan masuk ke bagian tengah diterima oleh Ondofolo Felalo pada 1 mei 1926,” pungkasnya.

(Engel Wally)