Kabupaten Jayapura

Tinjau Jembatan Rusak hingga Sekolah Terbatas, Bupati Jayapura Serap Aspirasi Warga Bukisi Distrik Yokari

0
×

Tinjau Jembatan Rusak hingga Sekolah Terbatas, Bupati Jayapura Serap Aspirasi Warga Bukisi Distrik Yokari

Sebarkan artikel ini
Tampak Bupati Jayapura, Yunus Wonda bersama jajaran saat melakukan kunjungan kerja ke distrik Yokari.

Berita Papua, Sentani — Bupati Jayapura, Yunus Wonda melakukan kunjungan kerja ke Kampung Bukisi, Distrik Yokari, pada Selasa (31/3/2026). Dalam kunjungan ini, ia meninjau langsung kondisi infrastruktur yang rusak serta menyerap aspirasi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana.

Rombongan Bupati yang didampingi staf khusus dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut terpaksa berhenti di tengah perjalanan dari Sentani menuju Kampung Bukisi.

Hal itu disebabkan oleh kondisi sebuah jembatan yang rusak akibat longsor dari kawasan pegunungan. Kerusakan tersebut dikeluhkan warga karena mengganggu aktivitas lalu lintas kendaraan.

Meninjau langsung lokasi, Bupati Yunus Wonda mengakui bahwa perbaikan jembatan tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, ia mengarahkan agar pemerintah daerah segera mencari alternatif jalur lain yang lebih efisien dan aman.

“Kami akan mencari alternatif akses, misalnya membuka jalan dari wilayah SMA Demta menuju Demta dan kampung-kampung sekitarnya. Ini potensial menjadi jalur penghubung baru bagi masyarakat,” ujar Bupati Yunus Wonda di lokasi.

Setelah memastikan kondisi jembatan, rombongan melanjutkan perjalanan ke Kampung Bukisi. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari laporan berupa video singkat yang diterima Bupati dari istri Presiden GIDI beberapa hari sebelumnya.

Kampung Bukisi diketahui merupakan wilayah yang kerap terdampak gelombang laut tinggi saat cuaca buruk. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga akan keselamatan dan keberlanjutan tempat tinggal mereka.

Dalam dialog dengan warga, Bupati Yunus Wonda menerima sejumlah aspirasi krusial, antara lain:

1. Pembangunan akses jalan langsung menuju Depapre untuk mempermudah mobilitas ke pusat kota, karena jalur melalui Demta dinilai terlalu jauh.

2. Relokasi permukiman ke lokasi yang lebih aman, mengingat posisi kampung saat ini berada di kawasan rawan abrasi, banjir, serta potensi bencana gelombang laut dan tsunami.

3. Pembangunan jembatan permanen untuk menghubungkan beberapa kampung yang terputus akibat banjir beberapa tahun lalu.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Jayapura menegaskan bahwa seluruh usulan masyarakat akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program dan penganggaran Pemkab Jayapura pada tahun mendatang.

“Semua aspirasi ini akan kami bawa dan prioritaskan. Intinya, kami hadir untuk mendengar dan mencari solusi bersama,” kata Bupati Yunus Wonda.

Sebagai bentuk kepedulian, dalam kunjungan tersebut Bupati Jayapura menyerahkan bantuan bahan makanan berupa 2 ton beras dan gula kepada warga setempat.

Kunjungan kerja ini tidak berhenti di Kampung Bukisi. Rombongan juga menyambangi SD YPK Bukisi yang berlokasi di Kampung Marway, Distrik Yokari, untuk melihat kondisi pendidikan.

Dalam perjalanan pulang, Bupati turut meninjau kondisi SMAK Sion Meukisi yang masih memiliki keterbatasan sarana dan prasarana.

Melihat kondisi tersebut, Bupati Yunus Wonda berjanji akan mengirimkan bantuan berupa seng dan material bangunan lainnya dalam waktu dekat untuk mendukung perbaikan fasilitas sekolah. Ia juga mengarahkan pihak sekolah untuk menyusun proposal kebutuhan secara resmi.

Bupati Jayapura juga menyampaikan apresiasi kepada para pemuda Kampung Bukisi yang telah bergotong royong membersihkan pohon tumbang yang sempat menghalangi akses jalan, sehingga rombongan dapat kembali ke Sentani dengan aman.

(Yan Mofu)