Berita Papua, Sentani — Pemerintah Kabupaten Jayapura menegaskan komitmennya memperkuat pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai fondasi utama menuju generasi emas Indonesia 2045.
Hal itu disampaikan dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Provinsi Papua yang digelar di Sentani, Jumat (22/5/2026).
Acara yang berlangsung meriah itu dihadiri ratusan guru PAUD dari berbagai kabupaten dan kota se-Papua. Sambutan Bupati Jayapura, Yunus Wonda, dibacakan oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri.
“Pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota menyampaikan selamat ulang tahun ke-76 kepada IGTKI-PGRI. Kami mengapresiasi dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para guru PAUD yang tidak henti-hentinya membentuk dan membina generasi muda,” ujar Basri saat membacakan sambutan.
Ia menyebut PAUD sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter, kreativitas, dan kecerdasan anak. Menurutnya, peran guru taman kanak-kanak sangat strategis dalam mempersiapkan generasi masa depan yang berkualitas.
“Pendidikan anak usia dini adalah fondasi utama dalam membentuk karakter, kreativitas, dan kecerdasan anak. Guru TK sangat strategis dalam mempersiapkan generasi masa depan yang berkualitas dan mampu menghadapi tantangan zaman, termasuk di era informasi dan teknologi,” katanya.
Mengutip data BPS, jumlah anak usia dini 4-6 tahun di Indonesia mencapai 15,02 juta jiwa. Untuk Papua tercatat 310.000 anak, dengan Kabupaten Jayapura menyumbang sekitar 28.000 anak atau 9% dari total anak usia dini di Papua.
“Dengan begitu banyaknya jumlah anak usia dini, ini menjadi tanggung jawab besar bagi pemerintah, mitra, dan masyarakat. Peran taman kanak-kanak menjadi kunci dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan anak secara jasmani, rohani, sosial, dan emosional,” Tuturnya.
Pemkab Jayapura menyatakan akan terus memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan pendidikan PAUD, mulai dari sarana-prasarana, kurikulum yang efektif, hingga kesejahteraan guru. Program strategis nasional seperti makan bergizi gratis juga disebut akan mendukung tumbuh kembang anak usia dini.
Peringatan HUT ke-76 IGTKI-PGRI Papua diharapkan menjadi momentum refleksi untuk memperkuat peran guru dalam membimbing anak menjadi generasi yang cerdas dan berkarakter.
“Momentum ini menjadi refleksi bagi kita semua sejauh mana peran dan tanggung jawab kita dalam membimbing anak-anak menjadi teladan, cerdas, menuju masa depan harapan bangsa yang kita cita-citakan,” ujarnya.
Acara ditutup dengan harapan agar pengabdian para guru PAUD menjadi berkat bagi masyarakat, bangsa, dan negara dalam mewujudkan visi generasi emas Indonesia 2045.
(Yan Mofu)











