Kabupaten Jayapura

PERTINA Jayapura Siapkan Musda-Muslub Juli 2026, Target Cetak Atlet Menuju PON

0
×

PERTINA Jayapura Siapkan Musda-Muslub Juli 2026, Target Cetak Atlet Menuju PON

Sebarkan artikel ini
Ketua PERTINA Kabupaten Jayapura, Benyamin Yarisetouw, S.E., M.Par.

Berita Papua, Sentani — Pengurus Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Jayapura akan menggelar Musyawarah Daerah (Musdah) pada Juli 2026 untuk memilih pengurus dan ketua baru periode lima tahun ke depan.

Ketua PERTINA Kabupaten Jayapura, Benyamin Yarisetouw mengatakan masa kepengurusan periode 2022 telah selesai. Karena itu, pihaknya akan menggelar Musyawarah Kabupaten sekaligus Musyawarah Luar Biasa (Muslub) di sela-sela kejuaraan tinju, Yuris Cup.

“Kita rencanakan pada bulan Juli, di sela-sela pertandingan Yuris Cup, kita akan melakukan Muslub satu hari untuk memilih pengurus yang baru,” ujar Yarisetouw, Rabu 13/5/2026

Ia menjelaskan, pengurus dan ketua terpilih nantinya akan bertugas memajukan Pertina Kabupaten Jayapura serta membina seluruh sasana tinju yang ada di wilayah tersebut. Hak suara dalam Musda berada di tangan sasana dan distrik yang memiliki hak pilih.

Beni menyampaikan, saat ini panitia tengah mempersiapkan kejuaraan tinju yang akan menjadi ajang seleksi atlet. Ia berharap dukungan dari Pemerintah Kabupaten Jayapura, Bupati dan Wakil Bupati, agar kejuaraan dapat berjalan lancar.

“Harapannya bisa mendapat support supaya kita bisa mendapat atlet-atlet yang akan memperkuat tim Kabupaten Jayapura, tapi juga tim Pertina Provinsi Papua,” katanya.

Pada kejuaraan Gubernur Papua sebelumnya, Pertina Kabupaten Jayapura menurunkan 20 petinju, terdiri dari 11 petinju putra dan 9 petinju putri. Dari jumlah itu, tim meraih juara umum dengan raihan 1 emas, 1 perak, dan 6 perunggu.

Dari 8 petinju yang masuk final, para atlet tersebut kini terus di persiapkan untuk mengikuti sejumlah kejuaraan. Rencananya, tim akan dikirim ke Open Tournament di NTT, kemudian ke Sulawesi Utara untuk mengikuti kejuaraan PON cabang bela diri.

“Kami harap dari 7 petinju yang mewakili Papua bisa lolos. Kalau mereka juara lagi di sana, maka otomatis lolos PON. Kalau kalah, masih ada peluang di babak berikutnya di Surabaya untuk membawa nama Papua, khususnya Kabupaten Jayapura,” jelas Beni.

Pertina Kabupaten Jayapura menargetkan pembinaan berkelanjutan agar atlet dapat bersaing di tingkat daerah maupun nasional.

(Yan Mofu)