Berita Papua, Sentani — Puskesmas Distrik Waibu menggelar layanan screening malaria bagi masyarakat di depan Gereja Jerusalem, Doyo Baru Distrik Waibu, bertepatan dengan kunjungan Bupati Jayapura dan jajaran OPD ke wilayah tersebut.
Kepala Puskesmas Distrik Waibu, Fransina Dike, SKM, menyampaikan apresiasi atas kehadiran pimpinan daerah yang memudahkan pihaknya menjangkau masyarakat.
“Kami bersyukur, karena biasanya kami sangat sulit mengumpulkan masyarakat sebanyak ini. Masyarakat punya kesibukan sehari-hari. Dengan adanya Bupati dan OPD, masyarakat antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan langsung di layanan puskesmas di depan gereja,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, 8 orang dinyatakan positif malaria. Rinciannya meliputi Malaria Tropica, Malaria Tersiana, dan Malaria gabungan. Total warga yang sudah diperiksa mencapai 55 orang, dan kegiatan masih berlangsung.
Fransina menjelaskan, Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura mendapat arahan dari Bupati dan Wakil Bupati untuk menjalankan program eliminasi penyakit menular. Program tersebut mencakup malaria, HIV, TB, dan kusta, dengan target Kabupaten Jayapura bebas dari penyakit-penyakit tersebut hingga pada tahun 2030.
“Harapannya, eliminasi ini terus berlangsung beberapa tahun ke depan sampai 2030, sehingga masyarakat Kabupaten Jayapura bebas dari malaria, TB, HIV, dan kusta,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama lintas OPD, pemerintah kampung, hingga distrik agar program berjalan terintegrasi. Untuk menjangkau warga yang belum datang ke lokasi screening, petugas kesehatan melakukan layanan door to door dari rumah ke rumah setiap hari.
“Door to door ini bukan hanya untuk malaria, tapi untuk semua program kerja Dinas Kesehatan,” pungkasnya.
(Yan Mofu)











