Berita Papua, Sentani — Mantan Ketua Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) sekaligus Wakil Ketua Komisi A DPR Papua, Ramses Wally, menyayangkan kondisi plafon Gedung DPRK Jayapura yang rusak
Menurutnya, kondisi gedung yang menjadi tempat lahirnya produk Perda dan penetapan APBD Kabupaten Jayapura setiap tahun itu harus segera mendapat perhatian.
“Gedung yang plafonnya sudah berlubang-lubang begini, jadi anggota DPR sendiri, staff DPR, bahkan juga Sekretaris DPR harus proaktif untuk memperhatikan,” ujar Ramses Wally di Sentani, Selasa (28/7/2026)
Ia menilai kondisi gedung tersebut akan berdampak pada penilaian publik terhadap kinerja lembaga legislatif.
“Publik akan menilai. Gedung DPR yang bolong begitu saja, bagaimana anggota DPR mau bersidang dengan wibawanya? Padahal dari gedung DPR itu dihasilkan keputusan-keputusan, ditetapkan APBD, Perdasus dan perda-perda peraturan daerah,” tegasnya.
Ramses mempertanyakan bagaimana keputusan yang lahir dari gedung dengan kondisi memprihatinkan dapat membawa manfaat bagi masyarakat.
“Kalau gedungnya sudah seperti ini, masyarakat akan menilai. Apalagi untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat. Itu sudah menjadi kekecewaan,” katanya.
Ia juga menyoroti tanggung jawab anggota dewan dan sekretariat dalam memperjuangkan perbaikan fasilitas. Padahal, kata dia, DPRK Jayapura adalah lembaga yang menetapkan anggaran daerah.
“DPR yang bersidang dan menetapkan APBD, kok mereka tidak bisa memperjuangkan dirinya lebih baik. Dan gedung mereka harus yang terbaik. Karena mereka yang menetapkan anggaran. Kenapa bisa kecolongan sampai plafonnya bolong begini?” ujarnya.
Ramses berharap Sekretariat DPRK Jayapura bersama eksekutif dan anggota dewan segera memperbaiki kerusakan tersebut.
“Saya harap DPR Kabupaten Jayapura harus bangkit sekarang dan lihat plafon yang bolong itu segera diperbaiki. Bila perlu gedung sidangnya harus yang terbaik, terindah. Itu menunjukkan identitas diri dan juga menunjukkan identitas masyarakat Kenambai Umbai,” pungkasnya.
(Yan Mofu)











