Kabupaten Jayapura

Wabup HRY Buka Turnamen MLBB 32 Tim di Sentani: Bukan Sekadar Game, Tapi Edukasi Kolaborasi dan Cegah Narkoba

0
×

Wabup HRY Buka Turnamen MLBB 32 Tim di Sentani: Bukan Sekadar Game, Tapi Edukasi Kolaborasi dan Cegah Narkoba

Sebarkan artikel ini
Tampak Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard Yoku HRY bersama Kepala DPM-PTSP Kabupaten Jayapura dan Perwakilan E-Sport Papua resmi membuka Turnamen Mobile Legends Bang Bang (MLBB).

Berita Papua, Sentani — Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard Yoku (HRY) yang juga Ketua KONI Kabupaten Jayapura membuka secara langsung Turnamen Mobile Legends Bang Bang (MLBB) yang diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Jayapura.

Turnamen yang diikuti 32 tim dengan total 190 peserta dari Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom itu digelar di Sentani, Jumat (18/9/2026).

Dalam sambutannya, HRY menegaskan turnamen e-sport ini bukan sekadar ajang bermain game, melainkan sarana edukasi untuk membentuk karakter generasi muda.

“Salam sehat buat kita sekalian. Hari ini sebagai Wakil Bupati saya ditugaskan datang sebagai Wakil Bupati, tetapi juga sebagai Ketua KONI dalam rangka melihat langsung dan membuka kegiatan Turnamen Mobile Legends yang diselenggarakan oleh teman-teman dari Dinas Pendapatan atau PTSP,” ujar HRY.

“Perlu saya sampaikan bahwa sebenarnya dalam kegiatan ini lebih kepada memberikan edukasi, pemahaman kepada anak-anak kita terkait bagaimana caranya mereka berkolaborasi, bekerja sama dan bertanggung jawab. Jadi mereka tidak cuma datang untuk bermain, tetapi di sini ada nilai positif yang diberikan supaya mereka pulang, mereka bisa bekerja sama,” jelasnya.

Melalui pertandingan ini, ia berharap tercipta rasa kekeluargaan dan kebersamaan di kalangan anak muda, serta menjadi kegiatan positif untuk mencegah kenakalan remaja.

“Harapan kami mereka bisa menciptakan rasa kekeluargaan, kebersamaan di dunia aktivitas mereka setiap hari. Setidaknya kita bisa menekan angka-angka negatif buat anak-anak muda, sehingga mereka lebih banyak disibukkan dengan kegiatan positif. Jangan sampai mereka lari ke narkoba, minuman keras, atau hal-hal yang dapat mencederai masa depan dan pertumbuhan mereka,” katanya.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelayanan perizinan sore hari, sosialisasi Peraturan Bupati tentang Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), serta melibatkan 12 pelaku UMKM lokal.

“Mari jaga kolaborasi ini bersama-sama dengan teman-teman dari UMKM yang sudah berpartisipasi. Mungkin di kegiatan-kegiatan berikut bisa lebih banyak, sehingga lewat kegiatan ini pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Jayapura juga bisa berjalan dengan baik,” ucapnya.

Wabup juga menyampaikan salam hangat dari Bupati Jayapura yang berhalangan hadir karena ada kegiatan bersama Menko Infrastruktur.

Kepala DPM-PTSP Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, menjelaskan turnamen ini digelar selama dua hari, 18-19 September 2026.

“Tujuan dari lomba ini sekaligus kita juga buka pelayanan perizinan sore hari ini, kemudian kita juga sebagai sarana untuk mensosialisasikan edaran Bupati Jayapura sesuai dengan PBG,” ujar Gustaf.

Ia menyebut jumlah peserta kali ini menjadi rekor terbanyak.

“Total peserta ada sebanyak 32 tim. Satu tim sebanyak 5 orang dengan 1 pemain cadangan jadi total ada 190 anak yang akan bertanding selama 2 hari. Ini sesuai dengan anak-anak komunitas sampaikan bahwa ini lomba yang paling banyak selama Mobile Legends diperlombakan. Selama ini hanya 20-26 tim,” jelasnya.

Dari lomba ini diharapkan e-sport dapat berkembang secara sehat, positif dan produktif, menjadi ruang bagi generasi muda untuk berprestasi dan mengembangkan potensi ekonomi kreatif.

Panitia menyiapkan hadiah Juara 1 sebesar Rp 3 juta, Juara 2 Rp 2 juta, dan Juara 3 Rp 1 juta.

Gustaf juga menyampaikan terima kasih kepada para sponsor, di antaranya Telkomsel, Bank Mandiri, Sentani Kirana, PT Air Minum Robongholo, Hotel Suni Sentani, PT Djarum, PT Timah Karya Mandiri, Bursa Efek Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan, CV Sejahtera Bumi Papua, PT Grab, PT Maxim, Oppo, PT Astra Motor, Iwan Sport, dan Bank BTN.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi E-Sport Provinsi Papua, Zaki yang mewakili Ketua E-Sport Papua Dedi Harto, mengapresiasi langkah DPM-PTSP Kabupaten Jayapura.

Ia berharap turnamen ini menjadi wadah positif dan mampu mengubah stigma negatif terhadap game online.

“Berharap banyak akan suksesnya E-Sport di Papua secara umum, secara khusus saat ini di Kabupaten Jayapura karena memang diharapkan menjadi suatu wadah positif bagi generasi muda,” ujar Zaki.

“Pun juga bisa menjadi suatu hal yang bisa merubah stigma orang-orang, bagaimana orang-orang mungkin masih banyak berpikir bahwa bermain Mobile Legends seperti ini hal yang negatif, tapi berubah menjadi sesuatu hal yang positif. Dengan hobi tersebut dapat menjadi suatu prestasi yang bisa membanggakan bagi mereka sendiri, keluarga, bagi Tanah Papua khususnya,” pungkasnya.

(Yan Mofu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *