Politik

Zulkifli Hasan Lantik Pengurus PAN Se-Papua Raya, Dorong Lahirnya Wakil Rakyat Asli Papua di DPR

0
×

Zulkifli Hasan Lantik Pengurus PAN Se-Papua Raya, Dorong Lahirnya Wakil Rakyat Asli Papua di DPR

Sebarkan artikel ini
Tampak Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan didampingi kader-kader PAN Papua.

Berita Papua, Jayapura — Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan resmi melantik jajaran pengurus PAN di tujuh wilayah se-Tanah Papua, yakni Papua, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan di Jayapura, Selasa (14/7/2026).

Zulkifli meminta seluruh kader yang baru dilantik untuk bersama-sama memperjuangkan kepentingan masyarakat Papua.

“Saya pesan betul sama teman-teman saya, teman-teman seperjuangan. Ada bupati di sini, ada wakil bupati, ada wakil wali kota. Untuk semua-semua berjuang untuk Papua,” ujar Zulkifli usai pelantikan.

Ia juga menginstruksikan pengurus di setiap wilayah untuk menyiapkan kader-kader terbaik asal Papua agar kelak dapat dikirim menjadi wakil rakyat di tingkat pusat. Menurutnya, kehadiran wakil asli Papua di parlemen pusat penting agar aspirasi dan persoalan masyarakat Papua dapat langsung disuarakan.

“Papua, orang Papua yang bisa menjadi wakil di pusat. Sehingga ada masalah apapun, mereka bisa bicara di DPR sana. Bisa menyuarakan kepentingan, keresahan, atau apapun, ada wakilnya dari sini,” tegasnya.

Zulkifli menekankan proses kaderisasi tersebut harus dimulai sejak saat ini. Ia mengajak siapa pun yang memiliki komitmen untuk membangun Papua agar bergabung dan dibina melalui partai.

“Mulai dari sekarang. Berbuat baik, cari tempat yang mau berjuang untuk maju ke Papua, ayo. Kita ajak, kita gabung sama kita, kita bina, kita didik, agar nanti bisa mewakili Papua di pusat, di DPR,” katanya.

Selain soal kaderisasi politik, Zulkifli turut menyinggung fokus pemerintah saat ini dalam menyelesaikan proyek lumbung pangan (food estate) di Merauke. Ia menyebut proyek tersebut kelak akan menjadikan Papua sebagai pusat pasokan pangan dan energi, mulai dari karbohidrat hingga bahan bakar nabati B50.

“Sekarang kita lagi fokus menyelesaikan Merauke, agar nanti Papua, kalau Merauke sudah jadi, seluruh pangan itu disuplai dari Merauke. Apakah karbohidrat, apakah energi seperti B50,” ujarnya.

Zulkifli menjelaskan, di kawasan tersebut akan dibangun sawah dengan luas mendekati satu juta hektare, disertai pembangunan industri pendukung produksi B50. Dengan skema ini, ia optimistis Papua dapat mencapai kemandirian pangan tanpa lagi bergantung pada pasokan dari Jawa maupun daerah lain.

“Jadi Papua nanti akan mandiri pangan. Beras, ikan, dan solar tidak perlu lagi datang dari Jawa atau dari manapun. Dia akan mandiri,” tuturnya.

Lebih jauh, ia menyebut surplus produksi pangan dan energi dari Merauke nantinya juga diproyeksikan dapat membantu memenuhi kebutuhan wilayah tetangga, yakni Maluku dan Maluku Utara.

“Nanti Papua kalau lebih, bisa nanti membantu teman-temannya di Maluku dan Maluku Utara, karena produksinya akan banyak sekali,” pungkas Zulkifli.

(Yan Mofu)