Berita Papua, Jayapura — Ondofolo Kampung Waena, Richard Ohee, menyatakan dukungan terhadap langkah hukum yang saat ini ditempuh oleh Yasinta Moiwend, seorang tokoh perempuan asal Papua Selatan.
Dukungan ini diberikan kata dia, sebagai upaya mencari keadilan sekaligus meluruskan berbagai informasi yang dinilai telah merugikan nama baik Yasinta Moiwend.
Pernyataan tersebut disampaikan Richard Ohee di kediamannya di Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, Selasa (9/6/2016).
“Sebagai tokoh adat, saya mengajak semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan,” ujar Richard.
Ia juga mengecam keras artikel serta informasi lain yang dinilainya menyesatkan masyarakat Papua.
Menurut Richard, penyebaran informasi yang tidak benar berpotensi memecah persatuan dan kesatuan masyarakat di Tanah Papua.
Lebih lanjut, Richard menegaskan bahwa dirinya siap mendukung berbagai program pemerintah.
Ia menyebut program-program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan pembangunan kampung, perlu mendapat dukungan dari semua pihak.
Richard Ohee berharap seluruh elemen masyarakat dapat mengedepankan kedewasaan dan kepatuhan pada hukum dalam menyikapi setiap informasi yang beredar.
“Mari bersama-sama menjaga situasi yang aman dan kondusif agar pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua dapat terus berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Mama Yasinta Moiwend (akrab disapa Mama Sinta) adalah tokoh perempuan adat dan pejuang lingkungan dari Suku Marind-Anim, Merauke, Papua Selatan.
Belakangan ini, namanya menjadi sorotan nasional terkait polemik film dokumenter “Pesta Babi”.
Saat ini, Mama Yasinta memprotes film dokumenter tersebut dan melaporkan beberapa pihak ke Polda Metro Jaya.
(Redaksi)











