Kota Jayapura

Papuani Lomo, Pemuda Skouw Sae Bacakan Deklarasi Pemuda Papua Damai Peringati Sumpah Pemuda

0
×

Papuani Lomo, Pemuda Skouw Sae Bacakan Deklarasi Pemuda Papua Damai Peringati Sumpah Pemuda

Sebarkan artikel ini
Tampak Salah Satu Tokoh Pemuda Kampung Skouw Sae, Papuani Lomo membacakan Deklarasi Pemuda Papua Damai dan Ikrar Sumpah Pemuda.

Berita Papua, Jayapura — Tokoh pemuda Kampung Skouw Sae, Papuani Lomo, membacakan Deklarasi Pemuda Papua Damai dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang digelar di kediaman Ondoafi Kampung Skouw Sae, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Minggu (25/10/2026).

Kegiatan mengusung tema “Pemuda Papua Menjaga Adat, Merawat Persatuan dan Membangun Kampung Damai”. Deklarasi dibacakan di hadapan tokoh adat dan masyarakat.

Dalam deklarasi yang dibacakan, para pemuda menyatakan diri sebagai generasi penerus bangsa yang mencintai tanah air Indonesia. Mereka menegaskan empat komitmen.

Pertama, setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di atas Tanah Papua.

Kedua, menolak segala bentuk kekerasan dan provokasi yang mengancam kedamaian di Tanah Papua.

Ketiga, menjadi motor penggerak dalam menyukseskan program pembangunan nasional demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Papua.

Keempat, menjunjung tinggi toleransi, menghargai nilai-nilai adat dan budaya Papua, serta memperkuat persaudaraan antargenerasi muda Papua.

Pada butir pertama, naskah deklarasi berbunyi: “Senantiasa setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di atas Tanah Papua.”

Pada butir kedua, naskah menyatakan komitmen untuk “menolak segala bentuk kekerasan dan provokasi yang mengancam kedamaian di atas Tanah Papua.”

Deklarasi Papua Damai ditandatangani atas nama pemuda-pemudi Kota Jayapura.

Usai membacakan deklarasi, Papuani Lomo memimpin pembacaan teks ikrar Sumpah Pemuda yang diikuti masyarakat yang hadir.

“Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia,” demikian bunyi ikrar tersebut.

(Renaldo Tulak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *