Berita Papua, Jayapura — Tokoh pemuda Kampung Yoka, Petrus Olua, membacakan Deklarasi Pemuda Papua Damai dalam bakti sosial bersama tokoh adat untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda.
Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Kepala Suku Makuba Kampung Yoka, Distrik Heram, Kota Jayapura, Jumat (23/10/2026).
Petrus Olua membacakan deklarasi atas nama pemuda-pemudi Papua.
“Kami, pemuda-pemudi Papua, generasi penerus bangsa, dengan penuh kecintaan yang mendalam terhadap tanah air Indonesia, pada hari ini Jumat 23 Oktober 2026, dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, menyatakan komitmen kami,” bunyi pembukaan deklarasi tersebut.
Deklarasi memuat 4 poin komitmen:
1. Senantiasa setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di atas tanah Papua.
2. Menolak segala bentuk kekerasan dan provokasi yang mengancam kedamaian di atas tanah Papua.
3. Menjadi motor penggerak dalam mensukseskan program pembangunan nasional demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Papua.
4. Menjunjung tinggi toleransi, menghargai nilai-nilai adat dan budaya Papua, serta memperkuat persaudaraan antargenerasi muda Papua.
Naskah deklarasi bertanggal Kota Jayapura, Jumat 23 Oktober 2026, dan ditandatangani atas nama “Pemuda-Pemudi Kota Jayapura”.
Usai membacakan deklarasi, Petrus Olua memimpin pembacaan teks Sumpah Pemuda yang diikuti warga kampung.
“Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.”
(Renaldo Tulak)











