Kota Jayapura

Pemuda Skouw Sae Tegaskan Komitmen NKRI Lewat Deklarasi Papua Damai dan Sumpah Pemuda

0
×

Pemuda Skouw Sae Tegaskan Komitmen NKRI Lewat Deklarasi Papua Damai dan Sumpah Pemuda

Sebarkan artikel ini
Tampak Tokoh Pemuda Kampung Skouw Sae, Simeon Muttang membacakan Deklarasi Pemuda Papua Damai dan Sumpah Pemuda.

Berita Papua, Jayapura — Bertempat di kediaman Kepala Suku Muttang, Kampung Skouw Sae, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, digelar kegiatan bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Jumat (23/10/2026).

Dalam acara tersebut, Tokoh Pemuda Kampung Skouw Sae, Simeon Muttang, membacakan pernyataan sikap Deklarasi Pemuda Papua Damai di hadapan warga dan tokoh adat setempat.

Pembacaan deklarasi ini menjadi momen penegasan komitmen generasi muda Papua terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta penolakan terhadap segala bentuk kekerasan dan provokasi yang dapat mengganggu kedamaian di tanah Papua.

Dalam deklarasi yang dibacakannya, Simeon Muttang menyampaikan 4 poin komitmen pemuda-pemudi Papua. Berikut bunyi deklarasi tersebut:

“Kami, pemuda-pemudi Papua, generasi penerus bangsa, dengan penuh kecintaan yang mendalam terhadap tanah air Indonesia. Pada hari ini, Jumat 23 Oktober 2026, dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, menyatakan komitmen kami:

1. Senantiasa setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di atas tanah Papua.

2. Menolak segala bentuk kekerasan dan provokasi yang mengancam kedamaian di atas tanah Papua.

3. Menjadi motor penggerak dalam mensukseskan program pembangunan nasional demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Papua.

4. Menjunjung tinggi toleransi, menghargai nilai-nilai adat dan budaya Papua, serta memperkuat persaudaraan antar generasi muda Papua.

Kota Jayapura, 23 Oktober 2026, Pemuda-Pemudi Kota Jayapura”

Usai membacakan deklarasi, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan teks Sumpah Pemuda yang diikuti oleh seluruh peserta yang hadir. Ikrar tersebut menjadi penegasan identitas kebangsaan dan semangat persatuan di tengah masyarakat.

“Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.”

Kegiatan bakti sosial yang dirangkai dengan pembacaan deklarasi ini mendapat respons positif dari warga. Kehadiran tokoh adat dan pemuda dalam acara tersebut menunjukkan sinergi antar generasi dalam menjaga kedamaian dan memperkuat persaudaraan di Kampung Skouw Sae, yang terletak di Distrik Muara Tami, wilayah perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini.

Melalui deklarasi ini, pemuda-pemudi Papua menegaskan peran mereka sebagai agen perubahan yang mendukung pembangunan nasional, sekaligus menjaga nilai-nilai adat dan budaya Papua sebagai bagian dari kekayaan bangsa Indonesia.

(Renaldo Tulak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *