Kriminal

Penganiayaan Berujung Maut di Kos-Kosan Entrop, Korban Tewas Dengan Luka Sadis di Leher dan Dada, Polresta Jayapura Kota Olah TKP

0
×

Penganiayaan Berujung Maut di Kos-Kosan Entrop, Korban Tewas Dengan Luka Sadis di Leher dan Dada, Polresta Jayapura Kota Olah TKP

Sebarkan artikel ini
Tampak pihak kepolisian Polresta Jayapura Kota sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara. (Ist)

Berita Papua, Jayapura — Sebuah peristiwa penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia terjadi di sebuah rumah kos di Kompleks SMU 4, Jalan Beringin, Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan, pada Selasa (9/6/2026) sore.

Polresta Jayapura Kota melalui Polsek Jayapura Selatan bersama Satuan Reserse Kriminal langsung bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat.

Korban diketahui bernama JL (27 tahun), seorang laki-laki. Sementara terduga pelaku adalah seorang perempuan berinisial AR (30 tahun).

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, keduanya merupakan pasangan kekasih yang telah tinggal bersama di kamar kos tersebut.

Peristiwa pertama kali diketahui sekitar pukul 17.20 WIT. Sejumlah penghuni kos mendengar teriakan minta tolong dari arah kamar korban.

Seorang saksi melihat korban keluar dari kamar sambil memegang lehernya yang berluka, berusaha mencari pertolongan.

“Korban selanjutnya berjalan menuju tangga dan turun ke halaman kos. Seorang penghuni kos lainnya sempat memberikan sehelai pakaian untuk menutupi luka korban guna menghentikan pendarahan. Namun, saat berjalan keluar menuju depan rumah kos, korban akhirnya terjatuh dan tidak sadarkan diri,” ujar Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota, AKP Alamsyah Ali.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan luka pada leher sebelah kanan, luka pada dada sebelah kiri, serta sejumlah luka lecet dan bekas cakaran di tubuh korban.

Tim gabungan yang terdiri dari Reskrim, Inafis, Samapta, dan Polsek Jayapura Selatan segera mengamankan lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kapolsek Jayapura Selatan AKP Zakaruddin turut hadir mendampingi Kasat Reskrim.

“Tim identifikasi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut, di antaranya tiga unit telepon genggam, dokumen identitas, patahan pisau dapur beserta gagangnya, gunting kecil, serta barang-barang lain yang ditemukan di dalam kamar korban,” ungkap AKP Alamsyah.

Jenazah korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara TK. II Jayapura untuk dilakukan visum dan pemeriksaan lebih lanjut guna mendukung proses penyelidikan.

Sementara itu, terduga pelaku AR saat ini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit akibat luka yang dialaminya. Meski demikian, yang bersangkutan berada dalam pengawasan ketat aparat kepolisian.

“Kami telah melakukan langkah-langkah kepolisian secara profesional. Penyidik masih mendalami seluruh keterangan saksi maupun barang bukti yang telah diamankan untuk mengungkap secara jelas kronologi dan motif peristiwa tersebut,” tegas Kapolsek AKP Zakaruddin.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena proses penyelidikan masih terus berjalan.

(Renaldo Tulak)