Berita Papua, Jakarta — Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyebut kebijakan energi nasional, khususnya menyangkut harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di wilayah Papua dan pasokan minyak mentah dari luar negeri.
Menteri ESDM itu menegaskan bahwa harga BBM subsidi untuk masyarakat Papua tidak mengalami kenaikan.
“Saya ingin menyampaikan kepada saudara-saudara kita di Papua bahwa untuk minyak subsidi, baik itu bensin maupun solar, itu tidak ada kenaikan. Semuanya disubsidi dengan harga sekarang ini. Jadi itu saya ulangi lagi, tidak ada kenaikan harga minyak,” ujar Bahlil usai Lantik pengurus DPD Golkar Papua di Jayapura, Sabtu (25/4/2026).
Selain itu, menyinggung soal operasional kapal pengangkut BBM, Balik menjelaskan bahwa terdapat 2 kapal yang tengah menjadi perhatian. 1 kapal digunakan untuk mengangkut hasil bumi milik Indonesia, sementara 1 kapal milik Pertamina disebutnya disewa oleh negara lain.
Namun demikian, Bahlil memastikan bahwa ketersediaan BBM secara nasional tetap aman.
“Ketersediaan BBM kita aman, tidak ada soal. Karena hanya 20 persen hasil yang kita ambil dari Selat Hormuz. Selebihnya bukan dari Timur Tengah,” klaimnya.
Lebih jauh, Bahlil mengungkapkan bahwa Indonesia telah mengamankan pasokan BBM baru melalui kontrak jangka panjang dengan Rusia.
“Selebihnya kita sudah dapat. Kemarin saya baru pulang dari Rusia, sudah kita mendapat kontrak jangka panjang untuk stok baru BBM kita,” pungkasnya.
(Renaldo Tulak)











