Berita

Sambut Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kepala Suku Sem Tasti Gelar Kegiatan Bersama Pemuda Kabupaten Mamberamo Raya

0
×

Sambut Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kepala Suku Sem Tasti Gelar Kegiatan Bersama Pemuda Kabupaten Mamberamo Raya

Sebarkan artikel ini
Tampak kegiatan silaturahmi dan dialog bersama generasi muda di Kampung Burmeso, Distrik Mamberamo Tengah, Kabupaten Mamberamo Raya. (Ist)

Berita Papua, Mamberamo Raya — Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kepala Suku Saquasit, Sem Tasti, menggelar kegiatan silaturahmi dan dialog bersama generasi muda di Kampung Burmeso, Distrik Mamberamo Tengah, Kabupaten Mamberamo Raya, Provinsi Papua.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara tokoh adat dan generasi muda, sekaligus menumbuhkan semangat persatuan, kepedulian sosial, serta kesadaran bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Mamberamo Raya.

Kegiatan yang melibatkan pemuda setempat tersebut juga menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi antargenerasi serta membangun pemahaman mengenai pentingnya menjaga adat istiadat dan budaya Papua sebagai bagian dari identitas masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Sem Tasti selaku Kepala Suku Saquasit menekankan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan rasa persaudaraan dan tanggung jawab generasi muda terhadap masa depan daerah.

Menurutnya, pemuda memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat, khususnya di Kabupaten Mamberamo Raya yang memiliki keberagaman suku, marga, adat istiadat, dan latar belakang sosial.

Ia mengajak seluruh generasi muda untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan budaya yang diwariskan para leluhur, sekaligus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat dari berbagai kelompok.

Sem Tasti juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap saling menghormati, memperkuat komunikasi, serta menghindari tindakan yang dapat menimbulkan perselisihan di tengah masyarakat.

Menurutnya, nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Papua perlu terus dipertahankan sebagai landasan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

Selain menekankan pentingnya persatuan, Sem Tasti turut mengajak para pemuda untuk meningkatkan keterlibatan dalam berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia menilai bahwa generasi muda tidak hanya memiliki tanggung jawab untuk melestarikan adat dan budaya, tetapi juga diharapkan mampu menjadi penggerak kemajuan daerah melalui pendidikan, kegiatan sosial, pengembangan keterampilan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kondisi geografis Kabupaten Mamberamo Raya yang memiliki wilayah luas, permukiman masyarakat yang tersebar, serta keterbatasan akses transportasi dan infrastruktur di sejumlah wilayah menjadi tantangan yang membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.

Oleh karena itu, pemuda diharapkan mampu berkontribusi melalui berbagai kegiatan yang mendukung pembangunan kampung, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta membantu memperkuat hubungan sosial antarmasyarakat.

Sem Tasti juga menekankan bahwa kemajuan suatu daerah tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia, semangat gotong royong, dan kemampuan masyarakat dalam menjaga persaudaraan.

Dalam kegiatan tersebut, Sem Tasti turut mengingatkan pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif, khususnya setelah berlangsungnya peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026.

Ia mengajak para pemuda untuk lebih bijaksana dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Menurutnya, setiap perbedaan pendapat maupun persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat hendaknya diselesaikan melalui komunikasi, musyawarah, dan pendekatan adat yang mengedepankan nilai-nilai kekeluargaan.

Selain itu, tokoh adat dan generasi muda diharapkan dapat terus membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah kampung, tokoh agama, dan seluruh unsur masyarakat guna menciptakan kehidupan sosial yang harmonis.

Melalui kegiatan silaturahmi tersebut, diharapkan tumbuh kesadaran bersama bahwa keamanan dan kedamaian merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat, bukan hanya aparat keamanan maupun pemerintah daerah.

Momentum Sumpah Pemuda untuk Mamberamo Raya yang Damai dan Sejahtera

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi pengingat akan pentingnya semangat persatuan dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan bermasyarakat.

Keterlibatan Kepala Suku Saquasit bersama generasi muda di Kampung Burmeso mencerminkan pentingnya hubungan antargenerasi dalam menjaga nilai-nilai adat, memperkuat solidaritas sosial, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para pemuda Kabupaten Mamberamo Raya semakin memahami tanggung jawabnya sebagai generasi penerus yang tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan kampung dan daerah.

Semangat Hari Sumpah Pemuda diharapkan dapat terus diterapkan melalui kegiatan positif, peningkatan kepedulian sosial, serta penguatan hubungan kekeluargaan di tengah masyarakat.

Kebersamaan antara Kepala Suku Saquasit, Sem Tasti, dan generasi muda Kabupaten Mamberamo Raya diharapkan menjadi langkah positif dalam memperkuat persatuan, menjaga kelestarian adat dan budaya, serta membangun masa depan Mamberamo Raya yang aman, damai, maju, dan sejahtera.

(Renaldo Tulak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *