Berita Papua, Jayapura — Salah satu tokoh muda perempuan, Violeta Youwe, membacakan Deklarasi Pemuda Papua Damai dan Teks Ikrar Sumpah Pemuda dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98. Pembacaan tersebut berlangsung di kediaman Ondoafi Kampung Kayo Pulau, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Selasa (27/10/2026).
Dalam pembacaan Deklarasi Pemuda Papua Damai, Violeta menyampaikan komitmen generasi muda Papua untuk setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta menolak segala bentuk kekerasan dan provokasi yang mengancam kedamaian di tanah Papua.
“Kami, pemuda-pemudi Papua, generasi penerus bangsa, dengan penuh kecintaan yang mendalam terhadap tanah air Indonesia, pada hari ini Selasa 27 Oktober 2026, dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, menyatakan komitmen kami,” kata Violeta saat membacakan deklarasi.
Deklarasi tersebut memuat 4 poin utama. Pertama, senantiasa setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di atas tanah Papua.
Kedua, menolak segala bentuk kekerasan dan provokasi yang mengancam kedamaian di atas tanah Papua.
Ketiga, menjadi motor penggerak dalam mensukseskan program pembangunan nasional demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Papua. Keempat, menjunjung tinggi toleransi, menghargai nilai-nilai adat dan budaya Papua, serta memperkuat persaudaraan antar generasi muda Papua.
“Kota Jayapura, Oktober 2026. Pemuda-pemudi Kota Jayapura,” demikian bunyi penutup deklarasi yang dibacakan Violeta.
Usai membacakan deklarasi, Violeta melanjutkan dengan membacakan Teks Ikrar Sumpah Pemuda yang diikuti oleh para pemuda kampung yang hadir. Pembacaan ikrar berlangsung khidmat.
“Sumpah Pemuda. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia,” ujar Violeta, diikuti para pemuda.
Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Sumpah Pemuda ke-98 di Kampung Kayo Pulau. Melalui deklarasi dan ikrar tersebut, para pemuda diajak untuk terus menjaga persatuan, kedamaian, serta menghormati nilai-nilai adat dan budaya Papua di tengah keberagaman.
(Renaldo Tulak)











