Berita Papua, Jayapura — Keondoafian Kampung Kayo Batu menggelar bakti sosial untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda di kediaman Ondoafi Kampung Kayo Batu, Deplat Kanan, Distrik Jayapura, Kota Jayapura, Selasa (27/10/2026).
Dihadiri tokoh adat, tokoh masyarakat dan warga kampung Kayo Pulau, kegiatan ini mengusung tema “Pemuda Papua Menjaga Adat, Merawat Persatuan dan Membangun Kampung Damai, Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa Indonesia”.
Ondoafi Kampung Kayo Batu, Rudolf Ray L. Makanuay, mengatakan peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk mengingatkan kembali pentingnya persatuan, kebersamaan, dan tanggung jawab dalam membangun masyarakat serta bangsa Indonesia.

“Sebagai tokoh adat, saya ingin menyampaikan bahwa Sumpah Pemuda bukan hanya sekadar sejarah, tetapi merupakan semangat yang harus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Menurut Rudolf, perbedaan suku, bahasa, dan budaya bukan penghalang untuk bersatu. “Oleh karena itu, kita sebagai generasi penerus harus menjaga persatuan,” katanya.
Kepada anak-anak muda, Rudolf berpesan agar selalu menghormati orang tua, menghargai tokoh adat, dan menjaga budaya. Ia menyebut adat mengajarkan kebersamaan, sikap saling menghormati, gotong royong, dan hidup dalam kedamaian.
“Jangan sampai kemajuan zaman membuat kita melupakan identitas dan jati diri sebagai masyarakat yang memiliki adat dan budaya,” tuturnya.
Rudolf mengajak masyarakat membuktikan bahwa semangat Sumpah Pemuda dapat diwujudkan melalui tindakan nyata. “Melalui kegiatan bakti sosial ini, mari kita buktikan bahwa semangat Sumpah Pemuda dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti membantu sesama, menjaga kebersihan lingkungan, dan membangun hubungan yang baik antara pemuda, tokoh adat, serta masyarakat,” ujarnya.
Ia menutup dengan ajakan kepada seluruh pemuda dan masyarakat untuk terus menjaga persatuan, menghormati adat istiadat, dan bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik. “Ingatlah bahwa pemuda adalah penerus masa depan, sedangkan adat merupakan warisan leluhur yang harus kita jaga,” katanya.
Pada kesempatan itu, seorang siswa SMP membacakan Deklarasi Pemuda Papua Damai dan Teks Ikrar Sumpah Pemuda.
Di akhir acara, Ondoafi membagikan bantuan sembako kepada masyarakat yang hadir.
(Renaldo Tulak)











