Beritapapua.co, Sentani — Yo Ondofolo Kampung Babrongko, Ramses Wally, menegaskan Gubernur Papua, Mathius D Fakhiri layak merangkap jabatan sebagai Ketua PSSI Papua.
Tokoh adat Sentani itu menilai bahwa ada pernyataan yang meminta Gubernur hanya menjabat satu posisi saja itu pandangan keliru.
“Banyak orang menyatakan bahwa Pak Gubernur cukup menjabat sebagai gubernur dengan Ketua KONI saja dan Ketua PSSI diserahkan pada orang lain. Saya rasa pernyataan seperti itu sangat keliru,” ujar Ramses Wally, Senin (27/4/2026).
Mantan Ketua PKP Indonesia dan mantan anggota DPR Papua itu mencontohkan kepemimpinan gubernur sebelumnya.
“Kita bisa lihat dengan kemajuan-kemajuan sebelumnya. Waktu periode Gubernur Almarhum Yap Salosa, Gubernur Barnabas Suebu, Semua posisi jabatan itu dirangkap langsung oleh seorang Gubernur, baik itu Ketua KONI, bahkan juga Ketua PSSI,” jelasnya.
Menurutnya, Gubernur saat ini mampu mengemban kedua jabatan tersebut. “Saya rasa bahwa dia mampu untuk merangkap jabatan baik itu sebagai Ketua KONI, bahkan juga sebagai Ketua PSSI Provinsi Papua.”
Ramses beralasan, Gubernur memiliki latar belakang olahragawan sehingga paham arah pembinaan olahraga Papua.
“Kenapa saya harus katakan seperti itu, Karena beliau adalah mantan olahragawan. Dan jabatan Ketua PSSI, saya rasa cukup lah Gubernur merangkap kedua jabatan ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, kedua posisi itu strategis bagi masa depan olahraga Papua.
“Karena kedua jabatan ini menentukan arah dan masa depan Papua ke depan di dalam dunia olahraga. Dan beliaulah yang harus menduduki posisi ketua PSSI Papua,” tegasnya.
Ramses khawatir terjadi dualisme kepemimpinan jika jabatan dipisah.
“Dengan kapasitasnya sebagai seorang Gubernur, dia mampu memperjuangkan wibawa dan harga diri orang Papua di dalam event-event olahraga. Baik itu di bidang cabang olahraga PSSI sebagai lembaga yang mengelola khusus persepakbolaan,” tuturnya.
“Bagi, Ramses Ketua PSSI itu jangan orang lain karena nanti tidak akan konek dan sasaran program-program yang akan dijalankan di tanah Papua ini akan terjadi benturan-benturan dualisme kepemimpinan,” tegasnya.
Ia mengusulkan Gubernur menunjuk wakil-wakil ketua dari orang terpercaya.
“Biarkanlah Pak Gubernur yang menjabat ketua umumnya, dan orang-orang terpercaya akan menduduki wakil-wakil ketua. Pak Gubernur bisa dan dapat mendelegasikan wewenang tanggung jawab itu di bawah kendali Pak Gubernur,” imbuhnya.
Ramses juga menantang pihak yang ingin maju sebagai Ketua PSSI Papua.
“Jadi sekali lagi, yang ingin mau coba-coba tampil sebagai Ketua PSSI, Anda harus tunjukkan wibawa dan kriteria dan posisi Anda. Mampukah membawa dunia persepakbolaan, khususnya di tanah Papua, ke jenjang yang lebih tinggi,” bebernya.
“Jadi sekali lagi, jika tidak punya kapasitas untuk menduduki jabatan sebagai Ketua PSSI, saya rasa mundur saja dan serahkanlah kepada MDF sebagai Gubernur Papua untuk mendudukinya dan menjalankan program-program PSSI di tanah Papua,” pungkasnya.
(Yan Mofu)











