Berita Papua, Jayapura — Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan mulai menyalurkan bantuan pakaian seragam bagi pelajar yang terdampak kebakaran hebat di kawasan Dok V, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Sabtu (5/9/2026).
Bantuan diberikan kepada anak-anak korban kebakaran dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK. Berdasarkan data terbaru Dinas Pendidikan Provinsi Papua, sedikitnya 218 pelajar terdampak kebakaran.
Data tersebut diperoleh setelah tim Dinas Pendidikan turun langsung ke lokasi dan melakukan pendataan dengan menemui orang tua siswa di sejumlah posko pengungsian.
Kebakaran yang terjadi Senin (31/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIT itu melanda permukiman padat penduduk dan mengakibatkan sedikitnya 560 kepala keluarga (KK) atau sekitar 3.000 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Data terkini mencatat 399 KK atau 2.169 jiwa terdampak dari dua wilayah RT, yakni RT 02 dan RT 07. Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama, menyatakan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memastikan anak-anak korban bencana tetap dapat melanjutkan pendidikan.
“Kita akan memberikan pakaian seragam bagi anak-anak terdampak kebakaran,” ujarnya saat membagikan baju seragam di lokasi pengungsian.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan hasil pendataan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing siswa.
“Jadi kami Dinas Pendidikan telah mendata anak per satuan, mulai dari SD, SMP, SMA, disesuaikan langsung dengan ukuran siswa penerima bantuan,” katanya.
Marthen juga menyampaikan rasa keprihatinannya atas musibah yang menimpa warga Dok V.
“Saya sebagai Kepala Dinas menyampaikan turut bersedih dengan apa yang dirasakan korban terdampak kebakaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan pendataan ulang jika ada pelajar yang belum menerima bantuan.
“Yang belum dapat bantuan pakaian seragam akan didata kembali untuk mendapatkan bantuan pakaian,” tegasnya.
Perwakilan guru SD Hikmah Yapis 2, M. Arfah, yang menerima bantuan pakaian seragam mewakili sekolahnya, menyampaikan apresiasi atas kepedulian pemerintah.
“Banyak terima kasih kepada Bapak Kepala Dinas. Saya mewakili orang tua yang terkena bencana, mengucapkan banyak terima kasih,” ujarnya.

Sebelum penyaluran bantuan seragam, Kepala Dinas Pendidikan Marthen Medlama bersama perwakilan Wahana Visi Indonesia (WVI), Lisa Hermawati, telah lebih dulu menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak sekolah yang terdampak kebakaran, Kamis (3/9/2026).
(Renaldo Tulak)











